Breaking News:

Nyata-nyata Menembak Polisi namun Pria Ini Tidak Mungkin Diadili dan Dituntut Hukum, Ini Penyebabnya

Padahal nyata sudah ia pelakunya. Namun pria ini justru tidak akan mungkin bisa diadili. Meskipun ia sudah ditangkap. Ternyata inilah penyebabnya

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Steve Buissinne dari Pixabay
ilustrasi pistol dan peluru 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Padahal nyata-nyata pria inila melakukan apenembakan terhadap seroang polisi hingga korban meninggal dunia.

Ia sudah diamankan, namun tidak akan mungkin diadili. Hal yang membuat proses hukum menjadi mandek bahkan habis ditengah jalan.

pelaku jelas menembakkan lima kali peluru dari sebuah pistol.

Baca juga: Olah TKP Penembakan Ambulans, Polisi Hadirkan Pria Diborgol, Siapa Dia?

Baca juga: VIDEO: Detik-Detik OPM Melakukan Penembakan Pos Koramil dan Gunakan Warga Sebagai Tameng

Baca juga: Takut Pelaku Penembakan Pendeta Yeremia Terbongkar, KKB OPM Tembaki Tim Pencari Fakta

Tembakan tersebut mengenai seorang polisi.

tembak pistol ilustrasi
tembak pistol ilustrasi (Gambar oleh Alexas_Fotos dari Pixabay)

Namun kemudian ada kejadian yang membuat pelaku tidak bisa diadili bahkan mendapat tuntutan hukum.

Kronologi

Seorang pria tersangka utama dituduh menembak seorang polisi, tapi kemungkinan tidak akan pernah diadili karena dia lumpuh dan otanya rusak.

Pria bernama Louis De Zoysa (23 tahun) menjadi tersangka utama dalam pembunuhan Sersan Polisi Metropolitan Matt Ratana, tapi tidak akan dituntut kecuali kondisinya membaik.

Pengacara Crown Prosecution Service (CPS) telah memberi tahu polisi bahwa De Zoysa tidak dapat didakwa dengan ketidakhadirannya karena dia tidak cukup sehat secara mental atau fisik untuk memohon, atau menerima atau memberikan instruksi hukum, menurut laporan The Sun.

"Dia bahkan tidak bisa ditangkap, apalagi dituntut dan diadili," kata sumber hukum yang dilansir dari Daily Mail pada Minggu (18/10/2020).

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved