Breaking News:

Kebakaran di Tapung, Sejumlah Rumah, Bengkel dan Ruko Ludes Dilalap Si Jago Merah

Dengan alat seadanya masyarakat sekitar lokasi terjadinya kebakaran berupaya memadamkan api yang berkobar begitu besar.

Penulis: Ikhwanul Rubby | Editor: Ariestia
Istimewa
Dua unit rumah, satu bengkel dan satu rumah toko ludes dilalap si jago merah di Dusun II Desa Bencah Kelubi Kecamatan Tapung, Minggu (18/10/2020) sore. 

- Satu laboratorium IPA.

"Pada saat kejadian, sejumlah warga di sekitar sekolah tersebut sudah berusaha melakukan pemadaman dengan perlengkapan seadanya sebelum bantuan pemadam datang," kata Paur.

Adapun bantuan pemadam yang turun ke lokasi kejadian adalah tiga unit truk Damkar Pemkab Rohul, satu unit truk Damkar Ujung Batu, satu unit truk BPBD dan satu unit truk water canon Polres Rokan Hulu.

Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 5.00 pagi yang dilanjutkan dengan proses pendinginan di lokasi kebakaran tersebut.

"Berdasarkan keterangan dari saksi yang melihat kejadian, api bermula dari ruang guru dan merembet ke ruangan lainnya," jelasnya.

"Total kerugian atas insiden itu diperkirakan mencapai Rp. 1,5M. Alhamdulillah, tak ada korban jiwa dari insiden naas tersebut," tambah Paur.

Kondisi saat ini di lokasi kebakaran di SMPN 1 Rambah sudah dipasang garis polisi.

"Saat ini tim sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran sekolah tersebut," tandasnya.

Sekda Nyatakan Musibah

Usai kebakaran yang menghanguskam 13 ruangan di SMPN 1 Rambah, Sekda Rokan Hulu Abdul Haris langsung turun ke lokasi meninjau ke lokasi.

Sekda mengatakan, dia turut berduka atas kebakaran yang menghanguskan sekolah tersebut dan menyatakannya sebagai musibah.

"Atas musibah ini, Pemkab Rokan Hulu merasa kehilangan atas kerugian yang diakibatkan kebakaran itu," katanya pada Minggu (18/10).

Sekda Rokan Hulu Abdul Haris saat melakukan kunjungan ke SMPN 1 Rambah usai kebakaran, Minggu (18/10/2020)
Sekda Rokan Hulu Abdul Haris saat melakukan kunjungan ke SMPN 1 Rambah usai kebakaran, Minggu (18/10/2020) (Istimewa)

Dia menerangkan, Pemkab Rokan Hulu akan mencari solusi jangka pendek maupun jangka panjang atas kebakaran 13 ruangan di SMN 1 Rambah.

Sekda juga menyebut, akan segera mengusahakan pembangunan ulang di sekolah itu melalui anggaran daerah.

"Kemungkinan, kita akan masukkan ke RAPBD dan akan kita lihat juga untuk dapat diproses melalui anggaran terdekat hingga finalisasi," sampainya.

Dilanjutkannya juga, pemerintah akan mengusahakan dana CSR dari pelaku usaha besar di Rokan Hulu guna mendukung perbaikan pasca kebakaran di sekolah itu.

"Berhubung kebutuhan ruangan ini mendesak, mengingat adanya aktifitas belajar dari murid di sekolah ini, maka akan kita usahakan secepatnya agar tidak berdampak lebih lanjut," tandasnya. (*)

(Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby/Syahrul Ramadhan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved