Breaking News:

Antrean Masih Panjang, Hanya 2 Kapal Beroperasi Penyeberangan RoRo Bengkalis, Kapal Lain Diperbaiki

Antrean panjang terjadi karena hanya dua kapal yang beroperasi melayani penyeberangan Sungai Pakning menuju Pulau Bengkalis

Penulis: Muhammad Natsir | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Antrean kendaraan roda empat mulai mengular di pelabuhan RoRo Sungai Pakning, Senin (19/10/2020) siang 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kepadatan antrean kendaraan roda empat masih terjadi hingga hari di Pelabuhan RoRo Sungai Pakning, Selasa (20/10/2020).

Kondisi ini terjadi karena hanya dua kapal yang beroperasi melayani penyeberangan Sungai Pakning menuju Pulau Bengkalis.

Hal ini diungkap Kepala UPT Penyeberangan RoRo Bengkalis Fauzi kepada awak media, Selasa sore.

Menurut dia, untuk antrean semalam juga masih dilayani trip pertama penyeberangan RoRo Bengkalis pagi tadi.

Baca juga: Guru MI Hubbul Wathan di Sungai Apit Membuat Big Book Digital untuk Muatan Lokal

Baca juga: Pesona Telaga Air Merah di Meranti, Siapa Sangka Objek Wisata Itu Awalnya Waduk Perusahaan Air Minum

Baca juga: Prahara Cinta Pria Paruh Baya, Pilih Mati Usai Ditolak Mantan Istri, Depresi Berujung Gantung Diri

"Antrean kemarin belum selesai, kita istirahatkan dan mulai penyeberangan pagi tadi. Sisa kendaraan yang mengantre dari semalam baru bisa menyeberang pada trip pertama dan kedua penyeberangan tadi pagi," ungkap Fauzi.

Untuk hari kapal yang beroperasi melayani penyeberangan juga masih dua kapal.

Sementara satu kapal yakni Swarna Putri masih dalam perbaikan di pelabuhan Kargo.

"Hari ini juga rencananya akan tetap ada penambahan trip penyeberangan hingga tengah malam nanti. "

"Kemungkinan kalau armada yang ada sanggup akan kita tambah dua trip penyeberangan, jika tidak sanggup satu trip saja penambahannya, " ungkapnya.

Menurut dia, hingga sore ini untuk kendaraan kendaraan roda empat pribadi jumlahnya sebanyak 130 unit yang masih mengantre.

Sementara itu untuk kendaraan barang atau kendaraan colt diseel sebanyak tiga puluh unit yang masih mengantre.

"Kita upayakan bisa selesai menyeberang hingga malam nanti," tambahnya.

Fauzi juga belum bisa memastikan kapal yang mengalami kerusakan ini bisa selesai kapan. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan teknisi kapal tersebut.

Menurut mereka kerusakan memang cukup sulit dikerjakan dan membutuhkan waktu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved