Breaking News:

Catatan Muhammad Herwan

Demonstrasi dan Demokrasi Indonesia

demonstrasi kembali marak pada tiga minggu terakhir, sejak 5 Oktober DPR RI mensahkan RUU Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU

T R IBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas kepolisian berpakaian preman mengamankan pengunjuk rasa saat aksi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di depan Gedung DPRD Sumut, Medan, Kamis (8/10/2020). Aksi demontrasi dari berbagai lembaga di Medan tersebut berujung bentrok dengan aparat kepolisian. 

Demonstrasi dan Demokrasi Indonesia

Oleh : Muhammad Herwan (Presidium KAMI Riau)

Muhammad Herwan
Muhammad Herwan (tribunpekanbaru.com)

Setelah sempat jarang terdengar dan jarang digelar demonstrasi atau aksi unjuk rasa oleh elemen masyarakat terlebih khusus oleh komponen mahasisiwa,

Apatah lagi sejak pandemi covid-19 melanda di Indonesia sejak awal tahun 2020 bahkan sempat diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) secara Nasional pada Maret dan berakhir Juni 2020 lalu.

Sebelum adanya “jeda”, demonstrasi besar-besaran dilakukan terhadap RUU kontroversial yakni RUU KUHP dan RUU Amandemen KPK pada September 2019.

Akhirnya pada beberapa bulan terakhir, tepatnya mulai pertengahan Juli 2020, aksi unjuk rasa besar-besaran kembali marak, dipicu dengan aksi penolakan RUU HIP (Haluan Ideologi Pancasila) yang disinyalir akan merubah Dasar Negara Pancasila.

Gelombang demonstrasi berlangsung secara simultan bahkan tidak hanya di ibukota negara tetapi juga terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

Demonstrasi masih terus berlangsung walaupun RUU tersebut berganti baju menjadi RUU BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).

Masyarakat keukeuh menolak serta mendesak Presiden dan DPR RI untuk tidak membahas dan mengeluarkan RUU tersebut dari Prolegnas.

Walaupun begitu besarnya demonstrasi yang telah dilakukan secara bergelombang dan berjilid-jilid, ternyata Presiden dan DPR RI masih bergeming dan mengabaikan tuntutan rakyat tersebut, sampai saat ini RUU BPIP masih tercantum dalam Prolegnas Prioritas.

Halaman
1234
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved