Jumat, 24 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Ibu Rumah Tangga Bantu Ekonomi Keluarga dengan Berjualan Masker

Saat ini kan wabah Covid-19 sedang ada, orang kan butuh masker, makanya saya jualan masker kain yang bisa dicuci," ungkap bu Nani saat ditemui

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Musibah wabah Virus Corona atau Covid-19 yang terjadi di Indonesia khususnya di Riau tidak menyurutkan semangat ibu satu ini untuk mengais rezeki.

Niat tulus membantu ekonomi keluarga di tengah masa pandemi menjadi modal utamanya berjualan masker di pinggir jalan.

Ibu itu bernama Nani (55), pendapatan suami yang menurun karena daya beli masyarakat yang berkurang, membuat ia harus berfikir untuk membantu suami tercinta.

Peluang usaha untuk membantu suaminya tampak jelas olehnya di masa pandami Covid-19 ini.

"Saat ini kan wabah Covid-19 sedang ada, orang kan butuh masker, makanya saya jualan masker kain yang bisa dicuci," ungkap bu Nani saat ditemui sedang berjualan di Jalan Imam Munandar.

Setiap hari ada saja pengendara yang membeli masker padanya. Kadang ada yang membeli satu, dan kadang ada pula yang membeli lima sekaligus.

Demi mengurangi beban suaminya untuk menghidupi tiga anaknya, ia harus terus semangat berjualan.

"Demi keluarga, saya harus jualan, apalagi kebutuhan sehari-hari terus berjalan yang harus ada," ujarnya.

Sebagai ibu rumah tangga yang baru terjun ke dunia usaha, walau usaha kecil-kecilan, Nani tidak putus asa walau kadang pendapatan dari berjualan masker hanya sedikit.

"Dalam sehari kadang terjual hanya 5 masker saja. Kadang bisa sampai 20 buah masker. Namanya usaha, saya harus terus berjualan," tutur Nani.

Selain Nani, juga ada ibu rumah tangga yang berjualan masker untuk meringankan beban suaminya dalam mencari nafkah.

Dia adalah Norma (37), Ibu Norma adalah ibu rumah tangga yang sudah memiliki 2 anak yang masih kecil.

Saat berjualan masker, ia harus membawa anaknya duduk di pinggir jalan menjajakan maskernya.

"Kami di sini merantau, suami kerja bangunan sebagai tukang. Taulah tukang, kadang ada kerjaan dan kadang tidak ada. Saya jualan masker untuk membantu suami," katanya.

Kebutuhan masker saat wabah Cobid-19 pastinya tinggi, sejalan dengan kesadaran masyarakat pentingnya mengikuti protokol kesehatan dalam mengantisipasi agar tidak tertular Virus Corona.

"Pembeli tidak saja pengendara, tapi juga ada tetangga, karena saya juga jualan di rumah saat tidak bisa jualan di pinggir jalan," tutur Norma. (Nolpitos Hendri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved