Breaking News:

Jumlah Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal di Muara Enim Jadi 11 Orang, Berikut Nama-nama Korban

Semula dilaporkan 10 orang tewas, ternyata setelah evakuasi menyeluruh ada 11 penambang batu bara tewas di Desa Penyandingan Kabupaten Muara Enim

Editor: CandraDani
Istimewa/Tribun Sumsel
Tim di Puskesmas Tanjung Agung sedang mengevakuasi korban tewas tertimbun tambang batubara ilegal di Desa Tanjung Lalang kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Rabu (21/10/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebanyak 11 penambang batu bara tewas dalam peristiwa longsornya tambang ilegal di Desa Penyandingan Kecamatan Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim.

Peristiwa tersebut terjadi karena longsornya tambang dengan kedalaman sekitar 15 meter dari mulut lubang tambang, Rabu (21/10/2020)

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wib dimana saat itu para pekerja sedang membuat jalan di lokasi Penambangan Batubara Tanpa Izin (PETI).

Namun tiba-tiba tanah di tebing sebelah kanan jalan tersebut longsor dan menimbun para pekerja yang sedang berada di lokasi kejadian.

Baca juga: VIRAL Kakek 71 Tahun Persunting Gadis 18 Tahun, Hantaran Pernikahannya Diangkut Pakai 2 Mobil Pikap

Baca juga: Meski Tak Sengaja, Bocah Pemilik Benang Layangan Penyebab Tewasnya Pria Paruh Baya Tetap Diproses

Para penambang tertimbun tanah di lokasi penambangan sekitar 15 meter dari mulut tambang.

Kemudian beberapa pekerja lainnya yang mengetahui adanya peristiwa tersebut bersama-sama dengan masyarakat melakukan evakuasi para korban dan dibawa ke Puskesmas Tanjung Agung untuk dilakukan tindakan medis.

Nama korban tewas :

1. Darwis (46) warga Desa Tanjung Lalang

2. Hardiyawan warga Desa Tanjung Lalang

3. Rukasi warga Desa Tanjung Lalang

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved