Breaking News:

Kepesertaan Bisa Aktif Lagi, BPJS Kesehatan Berikan Relaksasi Iuran Peserta Menunggak 6 Bulan

Program relaksasi tersebut dipastikan meringankan peserta JKN-KIS agar kepesertaannya aktif kembali

Penulis: Rino Syahril | Editor: Nurul Qomariah
TRIBUNPEKANBARU/RINO SYAHRIL
Pihak BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru menyampaikan pemaparan kepada awak media. 

TRIBUNPEKANBARU.COM , PEKANBARU - Untuk meringankan beban masyarakat di saat pandemi Covid-19 ini, pemerintah melalui BPJS Kesehatan memberikan relaksasi iuran bagi peserta yang menunggak iuran BPJS Kesehatan.

Relaksasi itu untuk keringanan bagi peserta JKN-KIS yang memiliki tunggakan iuran lebih dari enam bulan dan khusus bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU).

Dan Pekerja Penerima Upah Badan Usaha (PPU-BU).

Program relaksasi tersebut dipastikan meringankan peserta JKN-KIS agar kepesertaannya aktif kembali.

Baca juga: Si Jago Merah Mengamuk, 158 Rumah di Jayapura Jadi Puing, Para Korban Derita Kerugian Rp 20 Miliar

Baca juga: Total Harta Klub Orang Super Kaya 1,5 Triliun Dolar AS, Siapa Sosok Crazy Rich Nomor Satu di China?

Baca juga: Prahara Cinta Pria Paruh Baya, Pilih Mati Usai Ditolak Mantan Istri, Depresi Berujung Gantung Diri

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru Ike, sampai saat ini tunggakan peserta di Cabang Pekanbaru mencapai Rp 240 miliar.

"Jadi kami khawatir jika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan, namun kepesertaan JKN-KIS-nya tidak aktif karena ada tunggakan iuran. "

"Makanya program relaksasi ini sengaja diperuntukkan bagi peserta mandiri dan badan usaha yang memiliki tunggakan lebih dari enam bulan," ujar Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru T. Enike Noviyanti.

Kepada wartawan dalam media gathering BPJS Kesehatan Cabang Pekanbaru, Selasa (20/10/2020), Ike mengatakan, peserta cukup membayar tunggakan enam bulan ditambah satu bulan berjalan dan kepesertaannya bisa langsung aktif.

"Kemudian untuk sisa tunggakan bukan berarti dihilangkan, melainkan peserta diberikan kelonggaran sampai dengan tahun 2021," ucap Ike.

Peserta yang menunggak itu kata Ike, tetap diminta melunasi tunggakannya dengan mengajukan cicilan sesuai kemampuannya.

Apabila sampai dengan 31 Desember 2021 tidak dilakukan pelunasan sisa tunggakan.

Maka pada 1 Januari 2022 status kepesertaan JKN-KIS menjadi tidak aktif dan tunggakan dimunculkan kembali.

Media Gathering itu juga dihadiri oleh Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikask Publik BPJS Kesehatan Pekanbaru Ade Candra dan Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta Wilya Astriani.

“Pelunasan tunggakan diberikan kelonggaran sampai dengan 31 Desember 2021. Bagi peserta yang ingin mengajukan keringanan, program relaksasi ini berlaku sampai dengan Desember 2020,” ungkap Ike.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved