Breaking News:

Pilkada Serentak 2020 di Riau

Daftar Laporan Awal Dana Kampanye Paslon Pilkada Riau, Terbesar Rp750 Jt, Terkecil Rp100 Rb, Siapa?

Dari hasil audit itu akan diketahui dana masuk dan keluar selama kampanye calon. Berikut daftar rincian LADK calon

Penulis: Nasuha Nasution
Editor: Ariestia
hai.grid.id
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pasangan calon (Paslon) Bupati Rokan Hulu Sukiman - Indra Gunawan mencatatkan sebagai rekor dengan Laporan Dana Awal Kampanye (LADK) yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), dari 34 pasangan calon yang ikut di sembilan pilkada di Riau.

Sukiman - Indra Gunawan mencatatkan LADK mereka sebesar Rp750 juta.

Angka ini terbesar dari yang lain.

Selanjutnya disusul pasangan Halim - Komperensi dari Kuansing Rp150 juta.

Kemudian pasangan Husni Tamrin - Tengku Edi Sabli Rp101juta.

Kemudian pasangan Alfedri - Husni Merza Rp100 juta, dan pasangan Cutra Andika - Muhammad Rafik di Rohil Rp85,5 Juta.

Baca juga: Kakek 71 Tahun Nikahi Gadis Belia 18 Tahun, Seserahannya Sampai Diangkut dengan Dua Mobil

Baca juga: Buronan Kasus Korupsi Pembangunan Runway Bandara di Maluku Ditangkap di Hotel Pekanbaru

Sedangkan LADK paling sedikit Muhammad Adil - Asmar dari Meranti dan Siti Aisyah - Agus Riyanto dari Inhu hanya melaporkan Rp100 ribu saja.

"LADK sudah dilaporkan 25 Oktober dan nanti pada 30 Oktober akan dilaporkan lagi Laporan penyumbang dana kampanye, dan terakhir 6 Desember dilaporkan pemasukan dan pengeluaran dana kampanye,"ujar Komisioner KPU Riau Divisi Hukum Firdaus kepada tribunpekanbaru.com Kamis (22/10/2020).

Menurut Firdaus untuk penggunaan dana kampanye sudah diatur agar transparan dan patuh untuk melaporkan dana yang masuk dan dikeluarkan selama kampanye.

"Jadi tidak boleh main-main dan semuanya diawasi oleh Bawaslu, termasuk sumbangan dana kampanye dari pihak manapun harus dilaporkan secara patuh,"ujar Firdaus.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved