Breaking News:

Kepengurusan Sudah Dikukuhkan, Wakil Ketua DPRD Ginda Dukung Pemko Naikkan Insentif RT/RW Tahun 2021

Semakin baiknya kinerja para perangkat RT dan RW di Kota Pekanbaru belakangan ini, mendapat simpati dari kalangan DPRD Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Semakin baiknya kinerja para perangkat RT dan RW di Kota Pekanbaru belakangan ini, mendapat simpati dari kalangan DPRD Pekanbaru.

Karenanya, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama ST berjanji, akan memperjuangkan menaikkan insentif untuk kesejahteraan RT dan RW tahun 2021 mendatang.

Pernyataan ini juga sejalan dengan komitmen Walikota Pekanbaru Firdaus MT, yang berencana untuk menaikkan insentif RT dan RW tahun depan, saat mengukuhkan kepengurusan Forum RT RW ini kemarin.

"Tentunya keinginan Pak Walikota ini kita sambut baik. Sebab, ini bisa menjadi semangat bagi RT dan RW dalam bekerja melayani masyarakat, " kata Ginda kepada Tribunpekanbaru.com, Kamis (22/10/2020).

Seperti diketahui, insentif RT dan RW tahun 2020 ini diberikan Pemko Pekanbaru hanya untuk 6 bulan. Insentif untuk RT perbulan Rp Rp 475 ribu, sedang insentif RW Rp 650 ribu per bulan.

Karena dinilai masih terlalu rendah. Akhirnya Ketua Forum RT RW Pekanbaru Ismardi Ilyas dan perangkatnya melakukan pertemuan dengan Walikota. Hingga akhirnya Walikota menambah insentif dari 6 bulan menjadi 9 bulan untuk tahun 2020 ini.

"Gebrakan akar rumput seperti ini yang kita dukung, karena Walikota menaikkan insentif RT dan RW. Kita yakin ini demi pelayanan untuk masyarakat. Selaku wakil rakyat, saya siap untuk memperjuangkannya di DPRD nanti saat pembahasan APBD 2021, " sebutnya.

Politisi milenial Partai Gerindra ini meminta, agar para RT dan RW, selalu meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat. Sebab, RT RW merupakan ujung tombak pemerintah paling bawah, dalam hal pelayanan administrasi pemerintahan.

"Semangat kerja para RT RW ini juga harus kita support dan kita kawal. Jangan sampai kerja mereka terkendala karena hal-hal sepele. Kita juga percaya, para RT dan RW all out membantu pemerintah, " katanya yakin.

Untuk gambaran, jumlah RT dan RW se-Kota Pekanbaru sampai saat ini sebanyak 3844. Walikota Pekanbaru saat mengukuhkan kepengurusan Kepengurusan Forum Komunikasi RT/RW Kota Pekanbaru di bawah komando Prof Ismardi Ilyas, Rabu (21/10 /2020) di aula Perkantoran Pemko Tenayan Raya mengapresiasi kinerja seluruh RT dan RW dalam membantu pemerintah dan masyarakat.

Sebab, tanpa campur tangan RT dan RW, mustahil pemerintah bisa berjalan sendiri sesuai dengan yang diharapkan. Atas kinerja baik ini, Walikota berencana akan menambah insentif RT dan RW. Hanya saja, melihat kondisi keuangan daerah sekarang, penambahan nominal insentif dari yang diterima sekarang, belum bisa direalisasikan tahun 2020 ini. Rencana Pemko akan menambah nilai nominal insentif tersebut pada tahun depan.

"Insentif ini semua tergantung kemampuan daerah, APBD Pekanbaru. Jika APBD sehat dan baik, tentu akan kita bayarkan insentifnya sebanyak 12 bulan. Bahkan rencana saya 2021 insentif dinaikkan, RW dari Rp 650 ribu naik jadi Rp 1 juta, RT dari Rp 475 ribu menjadk Rp 750 ribu. Tapi sayang, ini tidak dapat kita realisasikan kondisi covid-19" tegas Walikota.

Ketua Forum RT RW Pekanbaru Prof Ismardi Ilyas, meminta agar pemerintah memperhatikan RT dan RW. Sehingga RT dan RW, dapat bekerja maksimal dalam melayani masyarakat dan membantu pemerintah.

( Tribunpekanbaru.com / Syafruddin Mirohi )  

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved