Breaking News:

Pengacara Amril Mukminin Sampaikan Duplik, Yakin Bupati Bengkalis Nonaktif Tak Bersalah

"Kami tetap berkesimpulan bahwa terdakwa Amril Mukminin tidak terbukti melanggar dakwaan kesatu primair, dakwaan kesatu subsider dan dakwaan kedua,"

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Nolpitos Hendri
TribunPekanbaru/Doddy Vladimir
Pengacara Amril Mukminin Sampaikan Duplik, Yakin Bupati Bengkalis Nonaktif Tak Bersalah. Foto: Tahanan KPK Bupati Nonaktif Amril Mukminin 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tim Pengacara atau Tim Penasehat Hukum Amril Mukminin, terdakwa dalam perkara dugaan korupsi berupa penerimaan suap dan gratifikasi, menyampaikan duplik atau tanggapan atas replik yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (22/10/2020).

Replik sebelumnya sudah disampaikan JPU KPK pada Senin (19/10/2020).

Replik itu merupakan tanggapan atas nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan terdakwa dan penasehat hukumnya.

Duplik dibacakan oleh tim penasehat hukum Bupati Bengkalis non aktif itu lewat video conference.

Dalam sidang ini, majelis hakim tindak pidana korupsi (tipikor) yang dipimpin Lilin Herlina, berada di PN Pekanbaru.

Sedangkan penasehat hukum terdakwa dan JPU KPK, berada di tempat masing-masing.

Sementara terdakwa Amril, berada di rumah tahanan negara (Rutan) Klas I Pekanbaru.

Amril Mukminin, disebut telah menerima suap dari PT Citra Gading Asritama (CGA) sebesar Rp5,2 miliar, dan gratifikasi dari dua orang pengusaha sawit, dengan total Rp23,6 miliar.

Masing-masing dari Jonny Tjoa sebesar Rp12.770.330.650 dan dari Adyanto sebesar Rp10.907.412.755.

Uang gratifikasi puluhan miliar dari pengusaha sawit itu, diketahui juga mengalir ke rekening pribadi istri Amril Mukminin, Kasmarni.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved