Breaking News:

Kepulauan Meranti

Cegah Penyelundupan Barang Ilegal, Satpol Air Meranti dan Bea Cukai Susuri Pelabuhan Tikus

petugas gabungan ini menyusuri pelabuhan-pelabuhan tikus rawan penyelundupan di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Sesri

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan daerah Kepulauan yang dikelilingi oleh laut.

Selain itu daerah ini memiliki banyak sekali pelabuhan tikus yang kerap dijadikan sebagai pintu masuk barang-barang ilegal.

Guna mengantisipasi hal tersebut Satpolair Polres Kepulauan Meranti dan Bea Cukai Selatpanjang kerap melaksanakan patroli bersama seperti yang dilaksanakan pada Kamis (22/10/2020).

Dengan menggunakan speed boat patroli Bea Cukai 10010, petugas gabungan ini menyusuri pelabuhan- pelabuhan tikus rawan penyelundupan di wilayah pesisir Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kasat Polair IPTU Josi Marlius S.Sos, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan pengawasan dalam mencegah penyelundupan dan perdagangan barang-barang Ilegal dari luar Negeri yang masuk ke Kepulauan Meranti.

"Patroli bersama ini sebagai bentuk komitmen Polres Kepulauan Meranti untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dalam rangka mengawasi dan menindak setiap upaya penyelundupan di perairan Kepulauan Meranti," kata Josi.

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah perairan dan pelabuhan tikus rawan penyelundupan di Kepulauan Meranti.

Hasil patroli kali ini tidak ditemukan adanya kapal yang diduga membawa barang selundupan dari Luar Negeri.

"Patroli berakhir sekitar pukul 13.00 Wib. Selama giat berlangsung, situasi aman dan kondusif," pungkasnya.

Bawang Ilegal Asal Malaysia Diamankan di Perairan Kepulauan Meranti

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Bengkalis melakukan penegahan barang masuk secara ilegal dari Malaysia. Barang yang diamankan adalah bawang merah dan barang campuran ilegal lainnya.

Kepala Kantor Bea Cukai Bengkalis melalui Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Kehumasan Bea Cukai Bengkalis, Mulia Pangihutan Sinambela penegahan dilakukan pada Rabu (30/9/2020) sekira pukul 20.30 WIB berlokasi di Desa Kedabu Rapat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Tim BC Bengkalis bersama dengan Kanwil BC Riau dan Kanwilsus BC  Kepulauan Riau yang tergabung dalam kegiatan Patroli Jaring Sriwijaya berhasil melakukan penindakan terhadap penyelundupan bawang merah dan barang campuran lainnya asal Malaysia," ujar Mulia Kepada Tribun Jumat (2/10/2020)

Penindakan terhadap barang-barang ilegal ini berawal dari Nota Intelijen dan Informasi Tim Kanwilsus BC Kepulauan Riau bahwa akan ada kapal kayu yang datang dari Malaysia dengan muatan bawang merah dan barang campuran lainnya memasuki wilayah Perairan Selatpanjang

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved