Breaking News:

Techno

Nilainya Capai Rp 734 Miliar, Awak Kabin Maskapai Ini Tertangkap Tangan Selundupkan Ratusan iPhone

Berdasarkan temuan petugas bandara, terdapat ratusan unit perangkat Apple yang terdiri dari iPhone, iPad, dan Apple Watch.

Editor: CandraDani
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Ilustrasi penyelundupan smartphone iPhone dari Batam ke Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebanyak 10 awak kabin (pramugari/pramugara) maskapai penerbangan terbesar Rusia, Aeroflot menjadi tersangka atas kasus penyelundupan perangkat elektronik secara ilegal, yang kebanyakan adalah produk Apple.

Diketahui 10 pramugari/pramugara maskapai Aeroflot mencoba menyelundupkan ratusan perangkat Apple dalam rute penerbangan dari New York-Moskow.

Modus penyelundupan lewat bagasi awak kabin itu terungkap setelah petugas bandara New York menaruh kecurigaan usai memeriksa barang bawaan mereka.

Baca juga: Nita Thalia Sengaja Hapus Akun Instagram, Pengacara Beberkan Alasan Dibalik Penghapusan Itu

Berdasarkan temuan petugas bandara, terdapat ratusan unit perangkat Apple yang terdiri dari iPhone, iPad, dan Apple Watch.

Ratusan gadget Apple selundupan itu disimpan dalam tas bagasi milik 10 anggota awak kabin.

Belum diketahui secara pasti berapa total perangkat yang hendak diselundupkan oleh para tersangka, namun nilai keseluruhan perangkat ditaksir mencapai 50 juta dollar AS, atau setara dengan Rp 734 miliar.

Salah satu awak kabin yang kini jadi tersangka bahkan dilaporkan membawa sembilan koper berisi 235 perangkat Apple, senilai 250.000 dollar AS (Rp 3,6 miliar).

Dalam laporan resminya, Departemen Kehakiman AS bersama dengan FBI, Bea Cukai AS, serta Departemen Kepolisian Kota New York mengumumkan ada sepuluh tersangka, namun hanya delapan awak kabin yang ditahan, dua lainnya masih dalam status buron.

Baca juga: Ustadz Abdul Somad Ajak Raih Pendapatan Berkah,Bagaimana Caranya? Ini Tausiyah UAS di Bapenda Riau

Unboxing iPhone 12
 Unboxing iPhone 12/youtube/Marques Brownlee

 

Diduga penyelundupan ini melibatkan karyawan dan mantan karyawan Aeroflot.

Akibat dari kasus penyidikan tersebut, Departemen Luar Negeri AS resmi mencabut 113 visa milik sejumlah awak maskapai Aeroflot.

Menanggapi kasus yang dialami oleh perusahaan, juru bicara Aeroflot, Yulia Spivakova mengklaim bahwa pihak perusahaan tidak memiliki keterlibatan langsung atas kasus penyelundupan tersebut.

Dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Jumat (23/10/2020), Spivakova mengatakan bahwa kesepuluh tersangka itu bukan merupakan awak kabin Aeroflot.

Baca juga: Uang Rp 140 Juta Ikut Disita Polisi dari Tangan Pelaku Kekerasan Terhadap Kerabat Jokowi

Namun pihaknya kini sedang berdiskusi dengan Kedubes Rusia di AS serta Konsul Jenderal Rusia di New York, untuk menyelidiki keterlibatan karyawan Aeroflot dalam kasus ini.

Konsul Jenderal Rusia di New York juga tengah menginvestigasi kebenaran status karyawan Aeroflot yang dijadikan tersangka itu.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Awak Kabin Maskapai Ini Selundupkan Ratusan iPhone Senilai Rp 734 Miliar"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved