Breaking News:

Penanganan Covid

Gubernur Riau : Tak bisa Tunjukkan Bukti Hasil Rapid Tes, Lebih Baik Kembali ke Kota Asal

Ini sebagia upaya Provinsi Riau untuk menekan infeksi virus corona di Bumi Lancang Kuni. GUbernur kemudian memberikan perintah yang tegas

Editor: Budi Rahmat
tribunpekanbaru/fernando
Masih Bandel, Sebelas Orang Terjaring Dalam Razia Masker di Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Tegas! Gubernur Riau mengimbau bagi warga yang hendak masuk dan keluar dari Provinsi Riau wajib menunjukkan hasil rapid tes.

Jika syarat tersebut tidak dipenuhi, maka jangan harap bisa masuk ke Provinsi Riau.

Artinya warga tersebut sebaiknya kembali ke kota asalnya.

"Bagi warga yang mau melakukan perjalanan keluar atau masuk ke Provinsi Riau, wajib menunjukkan bukti test Rapid dengan hasil Non Reaktif yang berlaku paling lama tujuh hari sejak test dilakukan. apabila tidak dapat menunjukkan hasil test maka wajib melakukan test Rapid di posko, itu biaya mandiri. Kalau tidak mau silahkan kembali kedaerah asal," katanya.

Mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang akhir bulan ini, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengimbau kepada seluruh masyarakat Riau, khususnya pegawai di Lingkungan Pemprov Riau agar tidak pergi berlibur ke luar kota.

Aparat Gabungan menggelar razia masker di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (16/9/2020).(www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
Aparat Gabungan menggelar razia masker di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Rabu (16/9/2020).(www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). (Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir)

Apalagi pergi ke tempat-tempat wisata yang didaerah tersebut masih berstatus zona merah Covid-19.

"Perlu antisipasi penyebaran Covid-19 selama pelaksanaan libur dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW yang dimulai tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020 yang juga berdekatan dengan pelaksanaan libur hari Sabtu dan Minggu tanggal 31 Oktober dan 1 November 2020," kata Gubri Syamsuar, Minggu (25/10/202020).

Gubri Syamsuar mengimbau masyarakat selama melaksanakan libur dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari melakukan perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga.

Serta melakukan kegiatan dilingkungan masing-masing sambil menyiapkan diri dan lingkungan dalam menghadapi potensi bencana Hidrometeorologi separti banjir dan longsor sesuai dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Kemudian, kata Gubri, dalam pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan utamanya menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak serta tidak berkerumun untuk menghindari penularan Covid-19.

Setelah kembali dari perjalanan luar daerah disarankan kembali melakukan tes PCR atau Rapid Test untuk memastikan bahwa pelaku perjalanan tetap dalam keadaan negatif Covid-19.

"Jika positif agar segera melaksanakan isolasi mandiri atau karantina di fasilitas yang telah disiapkan Pemerintah," katanya.

Masyarakat Diingatkan Segera Hubungi Fasilitas Kesehatan Jika Merasakan Ada Gejala Covid-19

Perkembangan penanganan Covid-19 secara mingguan pada 10 provinsi prioritas menunjukkan hasil yang relatif baik.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved