Breaking News:

Lelek Ali Ditemukan Mengapung, Nelayan Pelalawan Diduga Tenggelam di Sungai Kampar Saat Cari Ikan

Seorang nelayan di Kabupaten Pelalawan Riau ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (25/10/2020) pekan lalu di Sungai Kampar.

Penulis: johanes | Editor: Ilham Yafiz
Istimewa
Personil Satpolair Polres Pelalawan bersama masyarakat mengevakuasi korban tenggelam di Desa Labuhan Bilik Kecamatan Teluk Meranti, Minggu (25/10/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Seorang nelayan di Kabupaten Pelalawan Riau ditemukan mengapung dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu (25/10/2020) pekan lalu di Sungai Kampar.

Korban bernama Muhammad Ali alias Lelek Ali (45) tercatat sebagai warga Dusun 3 Desa Gambut Mutiara KecamatanTeluk Meranti, Pelalawan. Ali ditemukan tewas di Sungai Kampar tepatnya di dekat Kilang Lama Parit Sitan Sabar Menanti Desa Gambut Mutiara Kecamatan Teluk Meranti. Pelek Ali tidak pulang ke rumah saat mencari ikan sejak Jumat (23/10/2020) sore pekan lalu sekitar 17.00 wib.

"Laporan dari keluarga korban diterima hari pada Sabtu (24/10/2020). Korban berprofesi sebagai nelayan," terang Kasubbag Humas Polres Pelalawan, Iptu Edy Harianto, Minggu (25/10/2020).

Personil Satun Polair Pos Teluk Meranti Polres Pelalawan menerima laporan dari masyarakat tentang adanya orang tenggelam sekitar pukul 10.00 wib Sabtu (24/10/2020). Selanjutnya personil mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan mencari korban yang diduga tenggelam. Informasi yang diperoleh bahwa Lelek Ali pergi memancing sendirian dari rumahnya pada sejak Jumat (23/10/2020) dan tak kunjung pulang.

Personil Satpol Air Polres Pelalawan bersama masyarakat dan keluarga melakukan pencarian ke lokasi. Kemudian ditemukan alat pancing, tapi keberadaan korban tak terlihat. Saat dicari hingga malam hari Lelek Ali tidak ditemukan. Keesokan harinya seorang melayang melihat sesosok mayat terapung di tepi Sungai Kampar tepatnya di TKP.

"Korban ditemukan sejauh 4 mil dari lokasi tenggelam dan dalam kondisi meninggal dunia," beber Iptu Edy.

Selanjutnya Personil Sat Polair bersama masyarakat membawa Korban ke Puskesmas Labuhan Bilik Teluk Meranti untuk diperiksa. Selanjutnya jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk disemayamkan.

Baca juga: BATIK BAKAU Unik dan Memikat, Diharapkan Jadi Referensi Oleh-oleh dari Kota Dumai

Baca juga: Masuk ke Riau Wajib Tunjukkan Hasil Rapid Test, Jika Tidak Silahkan Kembali ke Daerah Asal

Baca juga: Melonjak, Ada 82 Pasien Covid-19 di Kuansing Isolasi Mandiri, Lokasi Terbagi Dua

Temuan Mayat di Bekas Kandang Buaya

Warga geger dengan penemuan mayat seorang wanita dengan kondisi mengenaskan, tangan terikat dan mulut dibekap lakban.

Mayat wanita tersebut ditemukan di lokasi yang tak biasa.

Mayat wanita ini ditemukan warga di bekas kandang buaya Mayang Mangurai, di Kecamatan Teluk Bayar, Kabupaten Berau, Kalimatan Timur.

Jenazah wanita tersebut ditemukan di dekat kolam.

Berdasarkan penuturan warga setempat, kolam tersebut merupakan bekas kandang buaya.

Kasat Reskrim Polres Berau AKP Rido Doly menerangkan mayat wanita ditemukan dalam posisi telungkup.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved