Breaking News:

Bagian Perut Dianiaya Hingga Pendarahan Pada Organ Dalam, Istri Korban KDRT Suami di Inhil Tewas

Seorang wanita berinisial NW (36) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah diduga menjadi korban tindak pidana KDRT

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM, GAUNG – Seorang wanita berinisial NW (36) akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya setelah diduga menjadi korban tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Terdapat luka lebam pada bagian perut korban akibat benda tumpul, kedua kaki korban (bagian betis korban).

Berdasarkan hasil visum diduga kuat terjadinya pendarahan pada organ dalam perut korban sehingga mengeluarkan darah segar dari mulut korban.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kassubag Humas Polres Inhil AKP Warno menuturkan, Jumat (23/10) sekira pukul 02.00 WIB, korban NW sempat terlibat cek cok dengan pelaku yang juga suami korban berinisial TW (38).

Peristiwa itu terjadi di Barak 18 Perumahan Karyawan PT. SAL Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Provinsi Riau.

“Pelapor berinisial JW (32) yang merupakan adik korban menghampiri korban, kemudian korban bercerita kepada pelapor bahwa perut korban terasa sakit akibat diinjak-injak/dipijak oleh terlapor, setelah mengatakan hal tersebut korban tertidur,” jelas Kassubag melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/10).

Baca juga: Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Rajiun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Siak Syafrilenti Meninggal Dunia

Selanjutnya pelapor menghampiri pelaku yang berada di depan rumahnya dan meminta pelaku (terlapor) untuk membawa korban ke rumah sakit.

“Selanjutnya pelapor pergi ke pasar membeli makanan untuk korban, setelah membeli makanan tersebut Pelapor kembali menemui korban dan memberikan makanan tersebut. korban pun mengatakan kepada Pelapor bahwa dirinya tidak bisa makan (makanan dan air minum tidak dapat dikonsumsi muntah),” jelasnya.

Sabtu (24/10) sekira pukul 13.00 WIB, pelapor mendapatkan kabar melalui handphone dari kerabatnya yang mengatakan bahwa korban telah meninggal dunia.

Dikarenakan penyebab kematian korban diduga diakibatkan oleh perbuatan penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor sehingga Pelapor melaporkannya ke Polsek Gaung.

Halaman
123
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved