Breaking News:

Komunitas Intelijen Daerah di Pekanbaru Belum Berjalan Maksimal

Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, rapat tersebut merupakan rapat sinergi komunitas intelijen daerah di Kota Pekanbar

Penulis: Alex | Editor: Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Sinergitas unit-unit intelijen di Kota Pekanbaru semakin diperkuat, sehingga bisa memberi rekomendasi kepada pemerintah daerah terhadap isu strategis yang berkembang di masyarakat yang bisa menimbulkan Acaman, Tantangan, Hambatan dan Gangguan (ATHG).

Hal ini menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama unsur Forkominda, yang berlangsung di Aula Bhineka Tunggal Ika, Kantor Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Senin (26/10/2020).

Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, rapat tersebut merupakan rapat sinergi komunitas intelijen daerah di Kota Pekanbaru.

Ada sejumlah isu strategis jadi bahasan dalam rapat itu.

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tidak Naik, Menkeu Sri Mulyani Beri Penjelasan Terkait Inflasi

Baca juga: Reunian SD Malah Buat CLBK, Bini Orang ini Pun Bernasib Tragis Karena Ogah Akhiri Perselingkuhan

Baca juga: Kisah Mohammad Yamin, Pemuda Asal Sawahlunto Sumatera Barat Yang Merumuskan Sumpah Pemuda

"Selama ini sinergitas intelijen belum berjalan dengan optimal. Kita berharapa rapat yang telah dilaksanakan tersebut bisa menjadi momen untuk menjalankan fungsi intelijen secara maksimal," kata Zulfahmi, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, dikatakan Zulfahmi, dalam kesempatan itu juga dibahas isu strategis, satu di antaranya yakni peredaran narkoba.

"Kita juga berupaya melakukan penguatan fungsi intelijen di Kota Pekanbaru dalam rangka meningkatkan kewaspadaan dini," imbuhnya.

Ia menambahkan, rapat ini juga membahas isi strategis di bidang ideologi, politik, sosial budaya ekonomi, radikalisme hingga terorisme.

( Tribunpekanbaru.com / Alexander )

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved