Breaking News:

Penanganan Covid

Belum Jadi Dilaksanakan, Gubri Syamsuar Batalkan Wajib Rapid Tes, Masuk Riau Cuma Cek Suhu Tubuh

Sebelumnya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mewajibkan orang yang masuk harus menunjukkan surat hasil rapid test,

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ilham Yafiz
TRIBUN PEKANBARU / SYAIFUL MISGIO
Gubri Syamsuar tinjau pos check point di perbatasan Riau - Sumbar, Rabu (28/10/2020) 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pengetatan orang yang akan keluar dan masuk ke Provinsi Riau kembali dilonggarkan.

Sebelumnya Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mewajibkan orang yang masuk harus menunjukkan surat hasil rapid test, informasi terbaru ternyata aturan tersebut tidak berlaku lagi.

Meski saat ini empat posko pemeriksaan atau ceck point diperbatasan Riau dengan provinsi tetangga sudah diaktifkan, namun petugas yang berjaga di pos pemeriksaan dipastikan tidak akan meminta surat hasil rapid test kepada pengendara yang akan masuk ke Riau.

"Iya, kemarin memang kita ingin pakai rapid test, tapi karena adanya surat edaran dari menteri kesehatan dan dirjen perhubungan bahwa angkutan melalui darat tidak perlu lagi ada rapid test, karena itu lah kita tidak mewajibkan rapid test," kata Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat meninjau pos ceck point di perbatasan Riau - Sumbar, Rabu (28/10/2020).

Meski tidak diwajibkan untuk menunjukkan surat rapid test, namun setiap orang yang akan masuk ke Riau akan dicek kondisi kesehatan dan wajib mematuhi protokol kesehatan, salah satunya adalah wajib menggunakan masker.

"Jadi petugas di pos ini nanti akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada setiap orang yang akan masuk ke Riau, terutama suhu tubuhnya," ujarnnya.

Tidak itu saja, petugas di pos ceck poin ini juga akan mencatat dari mana orang tersebut berasal dan mau kemana tujuanya.

Sehingga petugas mendapatkan data yang akurat terkait dengan riwayat perjalanan orang yang masuk ke Riau.

"Petugas nanti akan mencatat dari mana asalnya dan mau kemana tujuanya, ini sangat berguna bagi kita, karena nanti kalau seandainya warga ini sampai daerah kita dan positif, kita sudah tau ini warga dari mana dan kemana tujuannya," katanya.

Namun Gubri Syamsuar menegaskan, bahwa pos pemeriksaan yang ada di perbatasan ini hanya diaktifkan saat libur panjang ini saja. '

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved