Breaking News:

Tips Berkendara di Jalan Tol: Cara Jitu Hindari Cegah Tabrak Belakang di Jalan Tol

Selain itu, bisa juga disebabkan adanya gap kecepatan yang terlampau tinggi antara truk dan mobil biasa.

Editor: Firmauli Sihaloho
istimewa
Kecelakaan di tol Pekanbaru-Dumai, mobil Honda Mobilio yang mengalami kecelakaan hancur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM – Kecelakaan tabrak belakang di jalan tol masih menjadi salah satu momok menakutkan bagi pengemudi mobil.

Tapi, ada cara jitu untuk bisa mencegah atau sedikitnya mengurangi risiko terjadinya kecelakaan tabrak belakang.

Training Director The Real Driving Centre Marcell Kurniawan mengatakan, salah satu penyebab ta rak belakang, adalah kurangnya jarak aman setiap mobil.

Selain itu, bisa juga disebabkan adanya gap kecepatan yang terlampau tinggi antara truk dan mobil biasa.

Marcell melanjutkan, cara jaga jarak yang aman yaitu dengan menghitung jeda dengan mobil di depannya minimal tiga detik.

“Karena dengan menjaga jarak aman, kita memiliki waktu untuk bertindak dan ruang yang cukup untuk berhenti,” ucap Marcell kepada Kompas.com, Selasa (27/10/2020).

Baca juga: Kisah Ferdian, Penumpang Satu-satunya yang Selamat Dalam Kecelakaan Maut di Jalan Tol, 4 Orang Tewas

Baca juga: KALO NGANTUK Kena Razia Microsleep di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, Apa Itu?

Baca juga: Baru Diresmikan Jokowi, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Banyak Makan Korban, Ini Daftar Kecelakaannya

Polisi mengevakuasi bangkai kendaraan pasca kecelakaan maut di KM 184 Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).KOMPAS.com/MUHAMAD SYAHRI ROMDHON Polisi mengevakuasi bangkai kendaraan pasca kecelakaan maut di KM 184 Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Senin (10/8/2020).

Cara menjaga jarak tiga detik yaitu saat kendaraan di depan melintasi benda statis, misalnya seperti pohon, jembatan, atau lainnya, kita mulai berhitung berapa detik jedanya hingga sampai ke benda statis yang jadi patokan.

Jika dirasa kurang dari tiga detik, berarti jarak mobil dengan kendaraan di depannya terlalu dekat, bisa kurangi kecepatannya.

Marcell mengatakan, metode jarak iring tiga detik termasuk efektof karena dapat digunakan di kecepatan berapa saja.

“Jangan mepet-mepet dengan kendaraan di depan. Saat mepet, kita tidak punya waktu untuk bertindak dan jarak untuk berhenti,” kata Marcell.

Baca juga: CEK Cara Daftar GoFood, Mitra Gojek: Tanpa Biaya Pendaftaran Lewat Aplikasi GoBiz

Baca juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini Rabu 28 Oktober 2020, Aries Bertengkat, Libra Luangkan Waktu untuk Dia

Baca juga: Jadi Jurkam Joe Biden, Obama Ejek Trump Soal Penanganan Covid-19

Kalau kejadian tabrak belakang truk yang lebih lambat, Marcell mengatakan kalau penyebabnya yaitu observasi pengemudi yang kurang.

Oleh karena itu penting pengemudi untuk memiliki pandangan yang jauh ke depan.

“Bila di depan ada kendaraan yang lebih lambat, maka kita harus segera menyesuaikan kecepatan dan bila memungkinkan dan aman, bisa didahului,” kata dia.

Tips lainnya yang diberikan Marcell agar terhindar dari tabrak belakang yaitu jangan ada distraksi.

Distraksi bisa ada berbagai bentuk, mulai dari main HP, diajak ngobrol, mengganti saluran radio dan lainnya.

Baca juga: Di sini Banyak Dibuang di Amerika Malah Laku Senilai Rp 87 Ribu, Ini 5 Manfaat Gedebog Pisang

Baca juga: NGILU, Lakukan Operasi 15 Kali, Potong Hidung dan Tambahkan Tanduk Demi Berwajah Penjahat di Marvel

Ilustrasi orang menyetir sambil main handphonefreepik.com Ilustrasi orang menyetir sambil main handphone

“Saat terdistraksi, kita bisa kehilangan informasi di depan kita. Walau satu detik, namun di kecepatan tinggi kita sudah bergerak lumayan jauh,” ucapnya.

https://otomotif.kompas.com/read/2020/10/28/104200415/cara-jitu-cegah-tabrak-belakang-di-jalan-tol

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved