Breaking News:

Viral, Penampakan Mengejutkan Saat Nelayan Tarik Tali Pancingnya, Buaya Dililit Anaconda

Saat menarik tali pancing, tampak buaya dan ada tubuh besar seekor anaconda melilit erat di tubuh buaya tersebut itu.

Editor: Ariestia
Instagram/pantanal.pesca
Buaya dililit anaconda 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Betapa kaget seorang nelayan yang sedang memancing di Brasil.

Tali pancingnya mendapatkan buaya dan ular besar anaconda sekaligus.

Saat buaya ini ditarik keluar, pemandangan aneh mulai terlihat.

//

Tampak tubuh besar seekor anaconda melilit erat di tubuh buaya muda itu.

Dalam video yang menjadi viral di medsos, terlihat si nelayan tampak kaget melihat ular yang melilit buaya tangkapannya.

Buaya dililit anaconda
Buaya dililit anaconda (Instagram/pantanal.pesca)

Dilihat dari rekamannya, ular itu setidaknya setebal kaki pria dewasa dan terlihat cukup besar untuk menelan aligator utuh, TribunTravel melansir dari dailystar.

Video yang direkam pada 21 Oktober itu beredar di kalangan nelayan di negara bagian Mato Grosso do Sul dan kemudian viral di medsos.

Video itu mungkin berasal dari Pantanal, lahan basah tropis terletak di negara bagian yang sama tetapi belum dikonfirmasi.

//
// <\/scr"+"ipt>"); // ]]>

Meski mendapat perhatian global, nelayan yang merekam video tersebut belum diidentifikasi.

Alat pancing yang digunakan oleh nelayan dalam video tersebut dilarang untuk digunakan oleh nelayan amatir, dan hanya dapat digunakan oleh para profesional, menurut media lokal.

Tidak terungkap apakah pria itu melepaskan buaya dari makanannya, atau dia menyerah dan membiarkan ular itu berpesta dengan mudah.

Ceritanya dibagikan secara luas di media lokal termasuk publikasi nasional besar seperti Globo serta ditampilkan di media sosial termasuk Facebook dan YouTube yang mendapatkan jutaan penayangan.

Anaconda terkenal membunuh mangsanya dengan mengencangkan tubuh di sekitarnya, memutus suplai darahnya, menyebabkan hewan itu pingsan dan kemudian mati.

Anaconda dapat ditemukan di seluruh daerah tropis Amerika Selatan.

Fakta Unik Bazoule, Desa yang Warganya Hidup Berdampingan dengan Ratusan Buaya

Bazoule di Burkina Faso merupakan desa di tepi danau yang lokasinya sekira 30 kilometer dari Ouagadougou.

Burkina Faso merupakan negara di Afrika Barat yang terkurung daratan, seperti dilansir TribunTravel dari Wikipedia.

Desa ini memiliki tradisi yang sangat unik.

Selama beberapa generasi, penduduk desa ini hidup berdampingan dengan ratusan buaya ganas di kolam desa.

Kolam desa berisi buaya tersebut juga menjadi tempat anak-anak berenang dan mandi.

Ibu-ibu mengambil air untuk kebutuhan sehari-hari juga dari kolam ini.

Dilansir TribunTravel dari laman amusingplanet.com, buaya Bazoule relatif jauh lebih besar dibanding buaya Nil.

Buaya jenis ini juga dikenal sebagai buaya Afrika Barat atau buaya gurun karena mereka kebanyakan ditemukan di kawasan hutan dan habitat terbuka.

Spesies yang memiliki nama ilmiah Crocodylus suchus telah beradaptasi dengan lingkungan Afrika utara sejak 10.000 tahun yang lalu.

Berbeda dengan buaya Nil, yang biasanya lebih suka sungai besar, buaya Afrika Barat umumnya lebih menyukai laguna dan lahan basah di kawasan hutan.

Beberapa lahan basah ini, yang disebut guelta, hanya terbentuk saat hujan.

Ketika air menguap, buaya melewati musim panas dalam kondisi semacam mati suri.

Mereka tidak makan dan mereka bergerak seminimum mungkin.

Meski ukurannya besar, buaya Afrika Barat kurang agresif dibandingkan buaya Nil dan biasanya tidak menyerang manusia.

Seperti Bazoule, banyak komunitas di seluruh Afrika Barat telah tinggal di dekat buaya Afrika Barat dan bukannya takut pada mereka, orang-orang ini memuja dan melindungi mereka dari bahaya.

Orang Bazoule percaya buaya berasal dari langit bersama dengan hujan, dan jika buaya menghilang, air juga akan hilang.

Selain Bazoule, buaya jenis ini dapat dengan mudah ditemukan di Sabou, Burkina Faso bagian barat tengah.

amusingplanet.com
amusingplanet.com

Tepat di seberang perbatasan dari Burkina Faso di Ghana, ada sebuah kota bernama Paga yang menampung koleksi buaya mereka sendiri dan hidup berdampingan dengan manusia.

Baik Bazoule dan Paga, ada pemandu dengan penuh semangat memancing buaya keluar dari air dengan ayam hidup sebagai umpan.

Tujuannya untuk memudahkan wisatawan dapat berfoto bersama mereka.

 

(Ambar Purwaningrum/TribunTravel)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved