Breaking News:

Belum Ada Action Pemotongan Bando Jalan, DPRD Pekanbaru: Jangan Sampai Masuk Angin

Wakil rakyat menilai, tidak ada keseriusan Satpol PP dan OPD terkait lainnya, untuk memotong bando ilegal tersebut.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski sudah didesak sejak beberapa waktu lalu, agar Satpol PP Pekanbaru memotong bando jalan yang dipastikan ilegal, namun sampai hari ini, belum ada action nyata di lapangan.

Bahkan bando jalan tersebut masih kokoh berdiri, bahkan masih dipasang sejumlah iklan/reklame. Kondisi ini tentu menjadi pertanyaan besar bagi legislator di DPRD Pekanbaru.

Wakil rakyat menilai, tidak ada keseriusan Satpol PP dan OPD terkait lainnya, untuk memotong bando ilegal tersebut.

"Ini kita ragukan. Nggak mungkin untuk memotong bando perencanaannya berbulan-bulan. Jangan sampai masuk angin, hanya karena persoalan kecil ini," kata Ketua Komisi II DPRD Pekanbaru H Fathullah, kepada Tribun Pekanbaru.com, Jumat (30/10/2020).

Anggota Satpol PP Pekanbaru mengawal pembongkaran bando reklame jalan, Selasa (21/1/2020) malam.
FOTO ILUSTRASI - Anggota Satpol PP Pekanbaru mengawal pembongkaran bando reklame jalan, Selasa (21/1/2020) malam. (tribun pekanbaru)

Berdasarkan data yang masuk ke DPRD Pekanbaru, jumlah bando jalan ilegal yang masih berdiri di beberapa titik di Pekanbaru, sebanyak 7 titik.

Di antaranya di Jalan Tuanku Tambusai/Nangka, Jalan Soekarno Hatta, Jalan Riau, Jalan Subrantas dan lainnya.

Terakhir kasus yang muncul, di saat pemilik bando jalan di Jalan Tuanku Tambusai/Nangka, merusak pohon di median jalan beberapa hari lalu.

Sehingga pelakunya ditangkap. Dari kasus ini kembali terungkap, bando jalan tersebut ilegal.

Pemiliknya diduga pengusaha keturunan, yang hingga kini kasusnya masih diproses Kepolisian.

"Kalau Kepala Satpol PP nya takut, mundur saja dari jabatan itu (meski masih berstatus Plt). Kan sudah jelas ilegal, tidak ada pemasukan untuk kas daerah. Kenapa takut membongkar nya," tegas Politisi Gerindra ini lagi.

Halaman
123
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved