Breaking News:

Tim Advokasi Aman Sebut Pelapor Dugaan Politik Uang di Bawaslu Bengkalis Kurang Pengetahuan

Tim advokasi menyebut sudah sepantasnya perkara dugaan pelanggaran pemilu tidak dilanjutkan kepada tahap penyidikan oleh Sentra Gakkumdu Bengkalis

istimewa
Tim Advokasi Paslon Abi Bahrun Herman 

TRINBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Tim Paslon Abi Bahrun Herman angkat bicara terkait dugaan pelanggaran politik uang yang dituduhkan kepada mereka.

Tuduhan itu dilaporkan tim Pasangan Calon (Paslon) lain ke Bawaslu Bengkalis.

Menurut mereka orang yang melaporkan dugaan politik uang terharap tim Paslon mereka merupakan orang yang tidak punya pengetahuan.

Demikian diungkapkan Ketua tim Advokasi pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis, Abi Bahrun-Herman, Sopiana kepada media, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: APES,Sudah Jadi Tersangka Korupsi, Wabup Bengkalis Nonaktif Muhammad Terkonfirmasi Covid-19

Baca juga: Tiga Orang Sembuh, Tidak Ada Penambahan Kasus Covid -19 Baru di Kepulauan Meranti

Baca juga: Stres Ditinggal Anak Istri, Pria 55 Tahun Bawa Bensin Sambil Ngamuk, Nyaris Bakar Kantor Desa

"Lapor melapor itu hal biasa dalam berdemokrasi, tetapi perlu diingat untuk jadi pelapor itu bukan hanya modal keberanian, tetapi harus cukup berpengetahuan, karena yang dilaporkan itu orang," tegasnya.

Terkait dengan laporan dugaan tindak pidana pemilihan yang dilaporkan oleh salah satu tim Paslon tersebut, pihaknya menegaskan bahwa kliennya yang dilaporkan merupakan distributor pupuk.

Kegiatan yang dilakukan murni kegiatan bisnis dengan akad jual beli kepada petani untuk menanggualngi tingginya harga pupuk nonsubsidi di pasaran.

"Bukan menjual secara subsidi apalagi meberikan secara gratis kepada petani," tambahnya.

Maka sudah sepantasnya perkara dugaan pelanggaran pemilihan tersebut tidak dilanjutkan kepada tahap penyidikan oleh Sentra Gakkumdu Bengkalis.

Karena tidak terpenuhinya unsur pasal yang disangkakan sebagaimana ketentuan Pasal 73 jo Pasal 187 A Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved