Breaking News:

Berawal dari Hobi, Ridin Sulap Batok Kelapa Jadi Karya Unik, Mulai Aksesoris hingga Mangkok

Di tangan warga Desa Jaya Bakti, Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil ini, limbah batok kelapa disulap menjadi karya unik yang menghasilkan uang

istimewa
Ridin memperlihatkan mangkok dan lampu hias dari batok kelapa yang diproduksinya sendiri. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, ENOK - Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebagai daerah penghasil kelapa terbesar, membuat sebagian masyarakatnya menggantungkan hidupnya dari kelapa.

Hal ini juga membuat batok kelapa melimpah di Kabupaten Inhil dan sejauh ini hanya sebatas menjadi limbah bagi masyarakat pada umumnya.

Masih banyak masyarakat Inhil yang belum menyadari jika batok kelapa juga memiliki nilai ekonomis jika diolah sedemikian rupa.

Pemuda asal Inhil bernama Muhammad Ridin Ridwan sepertinya sangat menyadari kelebihan yang dimiliki batok kelapa ini.

Baca juga: Emosi Ibu Naik ke Ubun-ubun Usai Baca Pesan Tak Senonoh Suami ke Putrinya, Endingnya Bikin Istighfar

Baca juga: Panen Lele Dibagikan Kapolres Meranti ke Warga, Sukses Jalankan Program Kampung Tangguh Nusantara

Baca juga: Kisah Sulaiman,Siswa yang Nyaris Dikeluarkan Sekolah Gara-gara Tak Kerjakan Tugas karena Hp Rusak

Di tangan warga Desa Jaya Bakti, Kecamatan Enok, Kabupaten Inhil ini, limbah batok kelapa disulap menjadi sebuah kreativitas karya unik berupa aksesoris, suvenir dan mangkok.

Tidak hanya unik, di tangan Ridin, batok kelapa menjadi sesuatu yang layak jual hingga dapat dipasarkan.

“Melihat batok kelapa hanya menjadi limbah membangkitkan naluri saya untuk mengolah batok kelapa hingga menghasilkan karya seni yang lebih bermanfaat,” ungkap Ridin belum lama ini.

Alumni mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri (UNISI) Tembilahan ini mengungkapkan kreativitasnya tersebut berawal dari hobi.

Hanya berbekal mesin rakitannya sendiri, gergaji, bor dan amplas.

Batok kelapa yang diubah menjadi lampu hias  karya Inhil dari Inhil
Batok kelapa yang diubah menjadi lampu hias karya Inhil dari Inhil (istimewa)

Karya Seni Ridin ini pernah ditampilkan di Pameran Festival Kelapa Internasional yang diselenggarakan di Lapangan Gajah Mada Tembilahan pada tahun 2017 lalu.

Halaman
123
Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved