Breaking News:

Fakta Baru Penganiayaan Anggota TNI di Bukittinggi, 5 Tersangka dan 5 Motor Harley Bodong

Fakta baru diungkap polisi terkiat perkembangan kasus penganiayaan anggota TNI oleh oknum anggota klub moge di Bukittinggi

Editor: Budi Rahmat
istimewa
Dua pengendara moge yang keroyok anggota TNI di Bukittinggi ditahan polisi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Fakta mencenangkan terungkap dari kasus penganiayaan anggota TNI oleh oknum anggota klub Harley Owner Group (HOG) Bandung Siliwangi Chapter.

Polisi mendapati bahwa ada 5 motor harley bodong yakni tak dilenhkapi surat-surat.

Total ada 20 harley yang diamankan polisi di Mapolresta Padang. Pemeriksaan dilakukan pada sepeda motor tersebut dan ketahuan ada 5 yang bodong.

Baca juga: VIRAL VIDEO Ormas Sweeping Pengendara Moge di Bukittinggi, Imbas Pengeroyokan Anggota TNI

Baca juga: UPDATE Pengeroyokan Anggota TNI Oleh Anggota Klub Moge di Bukittinggi, Penyidik Kirim SPDP ke Kejari

Baca juga: TERUNGKAP, Polisi Sudah Melerai Anggota Moge yang Keroyok Personil TNI di Bukittinggi,tapi Diabaikan

hacker ganteng
hacker ganteng (kompas.com)

Selain temuan 5 motor yang bodong, polisi juga sudah menetapkan sebanyak 5 orang oknum anggota anggota klub Harley Owner Group (HOG) Bandung Siliwangi Chapter sebagai tersangka.

Polisi segera melimpahkan ke kejaksaan atau Tahap I

Sebanyak 5 motor gede anggota klub Harley Owner Group (HOG) Bandung Siliwangi Chapter diduga bodong, alias tidak dilengkapi surat kendaraan yang resmi.

Sejumlah anggota klub moge tersebut sebelumnya berurusan dengan polisi karena melakukan pengeroyokan terhadap anggota TNI Kodim 0304/Agam, Sumatera Barat.

Saat ini, polisi masih mengamankan 24 unit moge milik anggota klub tersebut di Mapolres Bukittinggi, Sumbar.

"Ada total 24 unit motor gede yang kita amankan. Lima di antaranya disinyalir tidak lengkap surat-suratnya," kata Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara saat dihubungi Kompas.com, Jumat (6/11/2020).

Dody mengatakan, awalnya ada 14 unit moge yang diamankan saat kejadian.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved