Breaking News:

Lagi Anggota TNI Dikeroyok: Bermula dari Tak Sengaja Menyerempet Pejalan Kaki

Sementara saat disinggung, salah satu dari empat tersangka itu merupakan anggota ormas, Eko membantah.

Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Anggota TNI kembali mendapat perlakuan tak menyenangkan.

Setelah sebelumnya penggeroyokan terjadi di Bukittinggi  Sumatera Barat.

Dimana, Anggota TNI di keroyok oleh sejumlah pengendara Motor Gede (Moge) yang sedang melintas.

Kali ini, seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD), Pratu Muhammad Asrul (24) menjadi korban pengeroyokan.

Pengeroyokan itu bermula saat korban menyerempet pejalan kaki.

Korban kemudian diminta untuk turun dar mobilnya dan terjadi perdebatan lalu para pelaku menganiaya korban.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Singkup, Desa Ciherang, Kecamatan  Sumedang Selatan, Kabupaten  Sumedang, Jumat (6//11/2020).

Muhammad Asrul yang bertugas sebagai tenaga kesehatan di Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 301/PKS  Sumedang di keroyok oleh empat orang.

Video pengeroyokan Muhammad Asrul beredar di Instagram. Salah satunya diunggah @teropong.militer pada Minggu (8/11/2020).

Dalam video itu, seorang pria mengenakan pakaian training TNI dipukuli dengan tangan kosong di bagian wajah.

Ia juga mendapat tendangan pada bagian belakang tubuhnya.

Masker yang dikenakannya sudah melorot.

Baca juga: Hilang Selama 2 Hari, Nelayan Meranti Ditemukan Tim SAR di Perairan Bengkalis Sudah Meninggal Dunia

Baca juga: Pelakunya Cantumkan No Rekening dan WA, Beredar Surat Palsu Gubernur Minta Dana Pengamanan Pilkada

Baca juga: Uang Rp 3 Juta dan Baju Hilang Dicuri 2 Pekan Lalu, Korban Tak Sengaja Tahu Pelakunya Gegara Ini

Terdengar suara, "Heh jangan kabur!" saat perkelahian terjadi. Beberapa orang mencoba melerai.

Berikut ini fakta-fakta terkait kasus pengeroyokan anggota TNI AD di  Sumedang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved