Breaking News:

Siak

Cerita Oplet-oplet di Siak yang Kini Kembali Menggeliat Lewat Program Oplet Gratis

Nyaris mati suri, oplet-oplet di Kabupaten Siak Provinsi Riau kembali menggeliat. Kabijakan OPlet Gratis memberikan nyawa tambahan bagi pemilik

Penulis: Mayonal Putra | Editor: Budi Rahmat
Tribun Pekanbaru/ Theo Rizky
ilustrasi oplet atau angkot 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Inilah cerita tentang oplet-oplet atau angkutan kota (angkot) yang ada di Kabupaten Siak yang kini seperti memiliki 'nyawa baru" setelah nyaris tak lagi beropreasi.

OPlet yang pada zamannya menjadi moda transportasi untuk warga melakukan perjalanan kembali hidup berkat adanya program oplet gratis yang ditaja Pemerintah Kabupaten Siak.

Para pemilik oplet kembali bisa menghela nafas setelah sempat harus menerima kenyataan oplet tak lagi jadi andalan.

Tidak hanya bagi pemilik atau sopir oplet saja, bagi para orang tua yang memiliki anak sekolah juga bisa tersenyum sumringah dengan adanya program Oplet Gratis.

Ketua IPOK Samsul Kamal bercerita tentang oplet gratis di Kabupaten Siak untuk siswa sekolah di Kecamatan Kandis
Ketua IPOK Samsul Kamal bercerita tentang oplet gratis di Kabupaten Siak untuk siswa sekolah di Kecamatan Kandis (tribunpekanbaru.com)

Anak-anak sangat terbantu karena biaya untuk perjalanan ke sekolah ditanggung oleh pemerintah daerah

Ya, anak-anak sekolah di Kecamatan Kandis sangat terbantu dengan adanya program oplet gratis.

Mereka menyambut rencana pemerintah untuk melaksanakan sekolah tatap muka kembali pada masa pandemi ini.

Joni, warga Pasar Minggu, Kandis mengaku gembira setelah lebih setahun program oplet gratis di Kabupaten Siak ini muncul.

Ia membayangkan kisahnya pada 18 tahun silam, yang mengayuh sepeda dari rumahnya untuk pergi ke sekolah.

"Setahun belakangan saya senang melihat adik-adik di kampung saya diberikan kemudahan moda transportasi untuk pergi ke sekolah. Ini memang program Pemkab Siak untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Kandis," kata Joni berbincang dengan Tribunpekanbaru.com , Rabu (11/11/2020).

Program ini harus terus dijalankan karena pemerintah telah membuat skenario belajar tatap muka.

Sebab, tidak selamanya penerapan belajar jarak jauh.

"Karena pandemi Covid 19 pemerintah mengambil kebijakan sekolah jarak jauh. Ini kan bukan untuk selamanya. Bila nanti anak-anak kembali ke sekolah maka oplet-oplet ini akan beroperasi lagi membawa anak-anak," kata dia.

Program oplet gratis di Kabupaten Siak ini dimulai sejak 2019 lalu itu, khusus untuk antar jemput anak sekolah di Kandis.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved