Breaking News:

Dibacok, Kadispora OKU Selatan Jadi Korban Dendam Lama, Pelaku: Rumah Tangga Saya Hancur Karena Dia

Pelaku pembacok Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Ahmad Yani (55) terungkap.

Editor: Ariestia
SRIPO/ALAN NOPRIANSYAH
Pembacok Kadispora OKU Selatan di pesta pernikahan ungkap luapan emosinya, sebut rumah tangga hancur. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pelaku pembacok Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Ahmad Yani (55) terungkap.

Pria itu adalah NJ (40) yang meluapkan rasa sakit hatinya saat Ahmad Yani menghadiri sebuah pesta.

NJ diketahui membacok Ahmad Yani ketika menghadiri pesta pernikahan pada Minggu (8/11).

Akibat peristiwa tersebut, Kadispora OKU Selatan menderita beberapa luka dan dilarikan ke RS Ismada, Kota Muaradua untuk mendapatkan perawatan.

Terdapat tiga bagian luka dialami Ahmad Yani yakni di bagian kening alis atas mata, di bagian bawah siku dan telapak tangan saat menghalau serangan dari pelaku.

Untuk itu, Ahmad Yani mendapatkan total 11 jahitan.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap melalui Kapolsek Muaradua Iptu Dismin membernakan peristiwa nahas itu.

"Iya benar, Kadispora Ahmad dibacok," ujar Dismin.

Baca juga: Bertengkar dengan Pacar, Pria 32 Tahun Nekat Bunuh Diri Minum Racun Rumput

Baca juga: Tiba-tiba Warga Dibuat Heboh, Ada Perempuan Masuk Warung Tanpa Busana dan Tak Mau Pergi

Baca juga: Kabar Terbaru Ucok Baba Setelah Lama Tak Terlihat di TV, Sibuk Dagang Durian di Depok

Berdasarkan laporan TribunSumsel (grup TribunJakarta), peristiwa pembacokan ini dilatarbelakangi karena Ahmad Yani dituding sebagai biang kerok rusaknya rumah tangga pelaku.

Kadispora OKU Selatan diduga menjalin hubungan gelap dengan M (39), istri NJ.

Menurut NJ, tiga bulan setelah perselingkuhan itu ia bersama istrinya bercerai pada 18 Desember 2018.

"Saya lakukan (penusukan,red) spontan karena ada masalah lama. Hancurnya rumah tangga saya karena Ahmad Yani," terang NJ pada Rabu (11/11).

Dengan ekspresi geram, NJ mengaku dendam lama itu lantaran sakit hati karena hubungan gelap mantan istrinya yang berprofesi sebagai guru senam dan korban yang berlangsung sampai saat ini.

NJ menilai, hubungan korban dan mantan istrinya itu berlangsung sejak tanggal 3 September 2018 lalu.

ilustrasi garis polisi
ilustrasi garis polisi (tribun)

Hal ini diketahuinya lantaran korban dan M kerap berkomunikasi via telepon.

"Dia ada hubungan gelap sama istri saya sejak 2018 hingga saya berpisah. Bahkan saya sempat mengirim SMS pada korban untuk bertemu untuk menyelesaikan masalah ini tetapi dia gak mau," ucap NJ.

Pengakuan tersangka ini lantas dibenarkan Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap ketika konferensi pers.

"Korban adalah bekerja sebagai Kadispora OKU Selatan, untuk motif penganiayaan ini adalah adanya sakit hati, akan tetapi sakit hatinya ini masih kita proses pendalaman," papar Zulkarnain.

Akibat peristiwa pembacokan ini, NJ dijerat pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan berat dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun kurungan penjara. 

Kronologi Pembacokan

Kepala Dinas Pemuda dan Olaraga (Kadispora) Kabupaten OKU Selatan Ahmad dibacok saat pulang dari menghadiri pesta pernikahan, Minggu (8/11/2020).

Ahmad warga Pancur Pungah dibacok saat hendak menuju ke mobil di tempat acara pernikahan di Kampung Tanding, Kelurahan Pasar.

Peristiwa pembacokan bermula sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat sebagian tamu undangan telah makan siang, korban saat itu hendak pulang.

Belum sempat membuka pintu mobil, pelaku berinisial NJ (50 tahun) ternyata telah berada dibelakangnya.

NJ langsung memukul pelipis kanan Ahmad.

Baca juga: Sekda Muara Enim Meninggal Diduga Serangan Jantung, Nyeri Dada Saat di Air Terjun Bedegung

Mengetahui mendapat serangan mendadak, Ahmad merespon melakukan perlawanan.

Pelaku yang emosi mencabut senjata tajam yang diselipkan di pinggang.

Ia menyerang membabi buta, sedangkan Ahmad sempat berupaya menghindar.

Ahmad yang sempat berupaya melawan dengan tangan kosong mengalami dua luka tusuk sehingga dilakukan rawat inap di RS Swasta Ismadana.

Kapolres OKU Selatan AKBP Zulkarnain Harahap SIK melalui Wakapolres Kompol MP Nasution, membenarkan seorang kepala Dinas menjadi korban pembacokan oleh warga saat pulang menghadiri kondangan.

"Iya, telah terjadi kasus penganiayaan terhadap seorang laki-laki korban tersebut adalah Kadispora,"ujar Kompol MP Nasution, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Kadispora OKU Selatan Ahmad YAni Dibacok saat Hadiri Pesta Pernikahan, Pelakunya Orang Dikenal

Kompol MP Nasution mengatakan, tersangka yang telah dikantongi identitasnya melarikan diri buron, sementara ini belum diketahui pasti motif pelaku nekat melakukan pembacokan.

Tersangka yang melarikan diri ditetapkan sebagai (DPO) alias buron adalah Najamudin (50), warga Kampung Tanding Kelurahan Pasar Kecamatan Muaradua. (tribunjakarta/tribunsumsel)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bacok Kadispora OKU Selatan Saat Pernikahan, Pria Paruh Baya Geram: Rumah Tangga Hancur Karena Dia.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved