Breaking News:

Penanganan Covid

Harus Nyanyi Indonesia Raya dan Ucap Pancasila,Tim Gabungan Jaring Orang Tak Pakai Masker di Meranti

Keduanya dijatuhi sanksi sosial berupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengucapkan Pancasila

istimewa
Operasi yustisi yang digelar tim gabungan di pelabuhan penyeberangan Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Rabu (11/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Tak Pakai Masker, 2 Orang Terjaring Operasi Yustisi di Pelabuhan Penyeberangan Semukut

Tim gabungan dari kepolisian dan instansi pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti terus menggalakkan pendisiplinan protokol kesehatan.

Kali ini dua orang berinisial Az dan Zu, terjaring operasi yustisi yang digelar tim gabungan di pelabuhan penyeberangan Desa Semukut, Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Rabu (11/11/2020) pagi.

Kedua pria itu terjaring oleh personel gabungan Polsek Tebingtinggi Barat, Satpol PP dan Dinas Perhubungan di daerah setempat karena tidak memakai masker.

Baca juga: Terpaksa Direvisi, Target PAD Pariwisata Siak Tak Tercapai Akibat Pandemi Covid -19

Baca juga: Dua Hari Berturut 2 Mobil Terjungkal Tabrak Pembatas,Kecelakaan Tol Pekanbaru-Dumai,Apa Penyebabnya?

Baca juga: PROMO iPhone 11 di Erafone Mal Pekanbaru, Tiap Pembelian Ada Cashback Rp 1 Juta

Keduanya dijatuhi sanksi sosial berupa menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mengucapkan Pancasila.

Setelah menjalani sanksi, mereka yang melanggar protokol kesehatan tersebut membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa dilain waktu.

Selain itu kepada mereka juga diberikan masker gratis.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIk, melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat Iptu AGD Simamora SH MH mengatakan, operasi digelar dalam rangka meningkatkan kedisiplinan masyarakat memakai masker.

Sebagai upaya mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Kita memberikan pemahaman tentang adaptasi kebiasaan baru. Yaitu, masyarakat dapat beraktifitas seperti keadaan normal sebelum ada pandemi Covid-19."

"Namun dalam pelaksanaan aktifitas tersebut selalu mengedepankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta sering mencuci tangan dengan sabun," ujar Simamora.

Operasi dimulai dari pagi hingga siang hari.

Kata Kapolsek, imbauan dan peneguran dilakukan secara persuasif kepada para pengguna jalan yang tidak menggunakan masker dan helm.

Serta menjelaskan Perbup No 69 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Dirinya tidak bosan mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk kebaikan bersama.

"Mari kita dukung program pemerintah demi meminimalisir penyebaran virus corona di Kepulauan Meranti," pungkasnya.

10 Anggota Polres Dinyatakan Sembuh Covid-19

Sebelumnya, sebanyak 10 personil Polres Kepulauan Meranti yang sempat terkonfirmasi positif Covid-19.

Namun kini dikatakannya 10 personil yang juga tersebar di Polsek di wilayah Kepulauan Meranti tersebut telah dinyatakan sembuh.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito S.Ik mengatakan bahwa kepada 10 personil tersebut telah diberikan perhatian lebih agar proses penyembuhan bisa berjalan dengan baik.

"Ada sepuluh orang anggota kita yang positif dan semuanya sudah sembuh berkat dari upaya-upaya yang dilakukan," ungkap Eko Senin (9/11/2020).

"Termasuk kedisplinan anggota masing-masing individu kita yang ingin segera cepat sembuh sehingga akhirnya bisa bergabung dengan masyarakat lagi,"imbuhnya.

Dikatakan Eko hal tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak untuk lebih disiplin dan saling mengingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan.

Dilanjutkannya tim gabungan telah melakukan upaya-upaya berupa tindakan-tindakan operasi yustisi.

Untuk mencegah atau memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kepulauan Meranti, Riau.

"Harapan saya nantinya adalah semua instansi yang terlibat dalam Satgas Covid-19 ini bisa bersinergi dan saling bahu membahu."

"Untuk lebih mengoptimalkan lagi upaya-upaya yang dilakukan khususnya dalam upaya pencegahan," harap Kapolres Eko.

Kemudian, kata Eko Wimpiyanto, untuk arus keluar masuk warga masyarakat yang ada di wilayah Kepulauan Meranti khususnya di pelabuhan-pelabuhan pihaknya juga sudah membentuk posko.

Bekerjasama dengan instansi-instansi yang terkait untuk melakukan upaya-upaya pencegahan baik melalui masyarakat yang masuk harus menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Dijelaskannya pula untuk anggota kepolisian dan pengunjung Markas Polres Kepulauan Meranti juga saat ini diwajibkan cuci tangan dan cek suhu tubuh.

Hal tersebut sebagai tindakan pencegahan dini terhadap penyebaran Covid-19.

"Pengukuran suhu tubuh dilakukan untuk memastikan kondisi anggota dalam keadaan sehat."

"Sehingga dapat melaksanakan tugas sebagai pelayanan masyarakat secara maksimal, begitu juga pengunjung."

" Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari setelah merebaknya Covid-19, sebagai langkah deteksi dan antisipasi dini," pungkasnya.

Catatan redaksi:

Bersama-sama kita lawan Virus Corona.

Tribunpekanbaru.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved