Breaking News:

Lebih Rendah Rp 500 Juta dari Tuntutan JPU, Hakim Vonis PT Adei Denda Rp 3,9 M pada Perkara Karhutla

Goh Keng EE duduk di kursi pesakitan sambil mendengarkan amar putusan sebanyak 165 halaman, dibacakan ketiga hakim secara bergantian.

Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Direktur PT Adei Plantation and Industry Goh Keng EE mewakili perusahaan sebagai terdakwa dalam perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat mengikuti sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Kamis (12/11/2020). 

"Setiap orang badan usaha yang karena kelalaiannya mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan Lingkungan hidup," ungkap Hakim Bambang.

Hakim memvonis perusahaan asal Malaysia itu bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana akibat kelalainnya.

Hingga terjadi Karhutla di lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT Adei seluas 4,16 hektar pada 7 September tahun 2019 lalu. 

Kemudian majelis hakim menjatuhkan pidana denda pokok kepada PT Adei sebesar Rp 1.000.000.000,-.

Selanjutnya pidana denda tambahan untuk perbaikan lahan yang terbakar seluas 4,16 hektar sebesar Rp 2.987.694.064,-.

Besaran itu dirincikan dalam dua kategori denda yakni kerugian ekologis dan ekonomis.

Pembagiannya ialah Rp 1.937.592.014,- yang disetorkan ke kas negara dan Rp 1.050.102.050,- yang digunakan untuk pemulihan lahan dengan kompos di lahan PT Adei yang terbakar.

Total denda sekitar Rp 3,9 Miliar.

Baca juga: Bertengkar dengan Pacar, Pria 32 Tahun Nekat Bunuh Diri Minum Racun Rumput

Baca juga: Tiba-tiba Warga Dibuat Heboh, Ada Perempuan Masuk Warung Tanpa Busana dan Tak Mau Pergi

Baca juga: Kabar Terbaru Ucok Baba Setelah Lama Tak Terlihat di TV, Sibuk Dagang Durian di Depok

Hakim juga menetapkan barang bukti berupa sejumlah dokumen dan barang bukti-bukti lainnya. 

Hal-hak yang memberatkan yakni PT Adei tindak pidana itu mengakibatkan kerusakan lingkungan. Sedangkan yang meringankan yakni menyerap tenaga kerja di Pelalawan.

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved