Breaking News:

Lebih Rendah Rp 500 Juta dari Tuntutan JPU, Hakim Vonis PT Adei Denda Rp 3,9 M pada Perkara Karhutla

Goh Keng EE duduk di kursi pesakitan sambil mendengarkan amar putusan sebanyak 165 halaman, dibacakan ketiga hakim secara bergantian.

Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Direktur PT Adei Plantation and Industry Goh Keng EE mewakili perusahaan sebagai terdakwa dalam perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) saat mengikuti sidang putusan di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, Kamis (12/11/2020). 

Putusan majelis hakim lebih rendah Rp 500 juta dibanding tuntutan jaksa pada denda pokok.

Sedangkan denda tambahan besarannya sama dengan yang dituntut JPU. 

JPU Tuntut PT Adei dengan Total Denda Rp 4,4 Miliar dalam Perkara Karhutla di Pelalawan

Pada persidangan sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan menuntut PT Adei Plantation and Industry dengan total denda Rp 4,4 Miliar dalam perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Selasa (20/10/2020).

Surat tuntutan dibacakan JPU Kejari Pelalawan, Ray Leonard SH, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan.

Sidang dipimpin majelis hakim yang diketuai Bambang Setyawan SH MH sebagai hakim ketua yang juga Ketua PN Pelalawan, didampingi Rahmat Hidayat Batubara SH MH dan Joko Ciptanto SH MH sebagi hakim anggota.

Terdakwa PT Adei yang diwakili Direktur Goh Keng EE dan didampingi penasihat hukum Muhammad Sempa Kata Sitepu SH MH dan rekannya.

Sidang dilaksanakan di ruang Cakra dengan agenda pembacaan tuntutan dari JPU, setelah sempat tertua satu pekan dari jadwal yang ditetapkan.

Dalam tuntutannya, JPU menyatakan setelah melihat pembuktian selama persidangan serta sidang lapangan atau Pemeriksaan Setempat (PS), yang terbukti dari dakwaan alternatif yakni dakwan kedua.

PT Adei melanggar pasal 99 ayat 1 junto pasal 116 ayat 1 Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved