Breaking News:

Bengkalis

Diduga Rugikan Negara Rp 1,8 Miliar, Kejari Mulai Periksa Dugaan Korupsi Pembangunan DIC di Duri

Pembangunan DIC yang dilakukan di tahun 2019 lalu pemerintah Bengkalis mengucurkan anggaran melalui APBD Bengkalis 2019 denga nilai Rp 38 miliar.

istimewa/prokopim.bengkaliskab.go.id
Maket bangunan atau gedung Duri Islamic Center 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Kejaksaan Negeri Bengkalis menyium dugaan tindak pinda Korupsi pada pembangunan Duri Islamic Center (DIC) yang bergulir pada tahun 2019 lalu.

Atas dugaan terjadinya tindak pidana Korupsi ini Kejaksaan Negeri Bengkalis melakukan penyelidikan terhadap proyek tersebut.

Pembangunan DIC yang dilakukan di tahun 2019 lalu pemerintah Bengkalis mengucurkan anggaran melalui APBD Bengkalis 2019 denga nilai Rp 38 miliar.

Kegiatan ini selesai dikerjakan dan sudah di bayar seratus persen kepada rekanan.

Baca juga: 10 Orang Tersangka Penambang Pasir Ilegal di Bengkalis Riau Dibekuk, Sudah Setahun Beroperasi

Baca juga: Jaringan Jadi Kendala Utama, PN Bengkalis Selesaikan 85 Persen Perkara Lewat Sidang Secara Daring

Namun belakangan muncul hasil audit dari BPK RI terkait pembangunan DIC ini ditemukan kerugian negara sekitar Rp 1,8 Miliar.

Hal ini diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Nanik Kushartanti melalui Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Jufrizal kepada tribun, Jumat (13/10) siang.

Kasi Pidsus Kejari Bengkalis Jufrizal
Kasi Pidsus Kejari Bengkalis Jufrizal (istimewa)

Menurut Jufrizal saat ini dugaan korupsi pembangunan DIC ini sudah masuk tahapan penyidikan oleh Pidsus Kejaksaan Bengkalis.

Sejumlah pihak sudah dilakukan pemanggilan oleh pihaknya beberapa waktu lalu.

Diantaranya PPTK dan KPA sudah diperiksa pada Senin awal pekan kemarin.

Kemudian pihaknya juga akan memanggil rekanan pelaksana kegiatan DIC ini.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved