Breaking News:

Damkar Usulkan Rp 14 M di APBD 2021, Komisi IV DPRD Pekanbaru Pelajari Sebelum APBD Disahkan

Penanganan kasus kebakaran di Kota Pekanbaru saat ini, sudah dilaksanakan maksimal, oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru.

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penanganan kasus kebakaran di Kota Pekanbaru saat ini, sudah dilaksanakan maksimal, oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru.

Namun ke depannya, perlu penambahan armada resque dan tempat pengambilan air.

Sebab, jika hanya mengandalkan armada sekarang, maka tidak bisa lebih maksimal lagi, jika terjadi kebakaran di waktu yang sama.

Hal ini lah yang dibahas Komisi IV DPRD Pekanbaru,  saat menggelar hearing dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pekanbaru, pekan lalu.

"Ya, ini salah satu menjadi poin penting OPD Damkar saat hearing dengan kita," kata Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST,  Minggu (15/11 /2020) kepada Tribunpekanbaru.com.

Dijelaskan Sigit, pada APBD 2021 nanti, Damkar Pekanbaru mengusulkan anggaran Rp 14 miliar. Jumlah ini sudah termasuk dengan usulan armada baru, yang diinginkan pihak Damkar penambahannya di tahun depan.

Tentunya, keinginan ini harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah nantinya. Sebab, anggaran tahun depan, lebih banyak untuk penanganan Covid.

"Penambahan armada tersebut, menjadi perhatian kita. Karena ini berhubungan dengan kebutuhan masyarakat banyak. Apalagi penanganan kasus kebakaran, yang tidak bisa dinilai main-main," tegas Sigit lagi.

Suasana hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru dengan Dinas Damkar bahas APBD 2021, pekan lalu.
Suasana hearing Komisi IV DPRD Pekanbaru dengan Dinas Damkar bahas APBD 2021, pekan lalu. (Istimewa)

Sementara itu, Kepala Damkar Pekanbaru Burhan Gurning menjelaskan, bahwa pihaknya kini hanya memiliki satu unit mobil resque. Padahal, dengan kondisi padat dan luasnya Kota Pekanbaru saat ini, Damkar Pekanbaru butuh paling tidak 4 unit mobil resque kebakaran.

"Yang mendesak saat ini mobil resque. Sekarang hanya satu. Dengan luas Kota Pekanbaru sekarang, perlu 4 unit minimal. Kejadian saat ini, kebakaran selalu ada dua tiga di saat bersama. Makanya kita usulkan ke Komisi IV ini ditambah," terang Gurning.

Halaman
123
Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved