Breaking News:

Berita Riau

Banjir di Riau Terus Meluas, Ada 14 Kecamatan di Inhu yang Terdampak Banjir  

14 kecamatan di Inhu yang terjadi banjir tersebut diantaranya di Kecamatan Batang Pranap, sejauh ini ketinggian air sudah mulai menyusut.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: CandraDani
istimewa
Banjir merendam pemukiman dan akses transportasi warga di Kabupaten Inhu, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Riau semakin meluas.

Salah satunya adalah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau mencatat ada 14 kecamatan di Kabupaten Indragiri Hulu terdampak banjir. 

Kepala BPBD Provinsi Riau Edwar Sanger, Selasa (17/11/2020) menjelaskan, musibah banjir yang melanda kawasan ini diakibatkan karena air tertahan oleh pasang surut.

Sedangkan di hilir, terjadi banjir rop atau air pasang besar.

Baca juga: Warga Siak Segera Siapkan Lamaran Kerja, Besok Job Fair Siak 2020 Dibuka, Cuma 2 Hari

Baca juga: Terungkap Wilayah Terbanyak Pelanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru, Bukan Kecamatan Tampan

Akibatnya sungai yang ada dikawasan tersebut meluap dan menggenangi rumah warga yang ada di sepanjang aliran sungai tersebut. 

“Sampai hari ini sejumlah pemukiman warga di 14 kecamatan di Kabupaten Inhu masih tergenang air,” kata Edwar. 

Berdasarkan data dari BPBD Riau 14 kecamatan di Inhu yang terjadi banjir tersebut diantaranya di Kecamatan Batang Pranap, sejauh ini ketinggian air sudah mulai menyusut.

Akses jalan penghubung kecamatan sudah dapat di lalui.

Sedangkan genangan air di halaman rumah warga sudah mengering.

Selanjutnya, terhadap kondisi banjir yang terjadi di Kecamatan Pranap, Desa Semelinang Tebing, dilaporkan air juga sudah tidak menggenangi rumah warga.

Baca juga: BREAKING NEWS: KPK Tahan Walikota Dumai Zulkifli AS, Tersangka Dugaan Tipikor Dana DAK Kota Dumai

Baca juga: Kisah Tragis Ibu Muda Mengakhiri Hidup Gantung Diri, dan Racuni Dua Anaknya Hingga Meninggal

Kondisi yang sama juga terjadi di Kecamatan Rakit Kulim desa Kota Baru.

“Di Kecamatan Kelayang, di Desa Binio, air sudah surut dan boleh dikatakan sudah kering. Di Kecaatan Lubuk Batu Jaya, Desa Air Putih juga sudah surut. Jalan penghubung sudah bisa dilintasi oleh kendaraan,” ujarnya. 

Dia menambahkan, genangan air sisa banjir masih ada di Kecamatan Sungai Lala di Desa Morong. Genangan air masih terlihat di Jalan menuju desa, namun sudah bisa dilalui kendaraan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved