Breaking News:

Bantah Bersetubuh, Pria Ini Ikut Aturan Hukum Adat, Pegang Besi Panas, Telapak Tangannya Melepuh

Demi membuktikan dirinya tak bersalah, pria ini nekat pegang besi panas hingga telapak tangannya melepuh. INi penyebabnya

Editor: Budi Rahmat
Gambar oleh Michael Schwarzenberger dari Pixabay
besi panas, pandai besi 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Buktikan dirinya tak bersalah, pria ini nekat memegang besi panas.

Akibatnya telapak tangannya melepuh dan terluka.

Aksi nekatnya itu didorong oleh desakan untuk pembuktian pada sebuah ritual adat.

Jadi, mau tak mau ia harus mengikutinya dan melakukan sesuai adat termasuk memegang besi panas.

Begini awal ceritanya

MA (29), warga Desa Baomekot, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT, dihukum pegang besi panas untuk membuktikan benar atau salah, Sabtu (14/11/2020).

Peristiwa itu disaksikan oleh seluruh warga setempat.

MA menceritakan, kejadian itu berawal dirinya dilaporkan oleh perempuan berinisial MYT (34) dengan tuduhan telah melakukan hubungan badan dengan yang bersangkutan pada, 12 Agustus 2020.

Kasus tersebut baru dilaporkan sekitar bulan Oktober 2020 dan ditangani oleh pihak lembaga adat dan Pemerintah Desa Baomekot.

Saat pertemuan dengan pihak lembaga adat dan lembaga Desa Baomekot, ia dengan tegas menyatakan tuduhan yang disampaikan oleh perempuan tersebut terhadapnya tidak benar.

Kepada Lembaga Adat dan Pemerintah, dia menegaskan tidak pernah berhubungan badan dengan MYT.

Untuk itu, pihak lembaga adat dan lembaga Desa Baomekot mencari pembuktian kebenaran dengan menggelar sumpah adat.

Sumpah adat tersebut yakni telapak tangannya harus ditempel dengan besi panas. Yang mana, apabila telapak tangannya terluka maka dinyatakan bersalah.

Apabila telapak tangannya tidak terluka dengan besi panas, maka dinyatakan benar dan yang bersangkutan tidak bersalah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved