Breaking News:

Hari Ini Pelalawan Diprediksi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pelalawan dan sekitarnya selama dua pekan terakhir tampaknya akan berlanjut.

Istimewa
Bangunan di Desa Lubuk Kembang Bunga Kecamatan Ukui Pelalawan yang sebelumnya terendam air, telah mengering dan kembali normal, Senin (16/11/2020) lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pelalawan dan sekitarnya selama dua pekan terakhir tampaknya akan berlanjut.

Pasalnya November ini diperkirakan intensitas hujan sangat tinggi akibat fenomena La Nina.

Hari ini, Selasa (17/11/2020), diprediksi akan kembali diguyur hujan lebat berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekanbaru.

Berdasarkan analisis streamline, kondisi fisis serta dinamis atmosfer, pada umumnya cuaca di wilayah Riau adalah cerah berawan hingga berawan.

Baca juga: Modus Berikan Pekerjaan di Perusahaan, Pria di Dumai Menipu dengan Minta Rp1 Juta, Korbannya 7 Orang

Baca juga: Komplotan Copet Angkot di Kota Padang Dilumpuhkan, Seorang Pelaku Mantan Residivis Terpaksa Ditembak

Baca juga: Padahal Dia Pelakunya, Remaja yang Buang Bayi ke Selokan Pura-pura Penasaran Nonton Evakuasi Anaknya

Berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Riau pada pagi, siang, sore, dan malam hari.

"Hari ini BMKG menguarkan peringatan dini untuk waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah d Riau, termasuk Pelalawan," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan, Abu Bakar FE, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (17/11/2020).

Selain itu prakiraan gelombang di perairan bekisar 0,5 sampai 1,25 meter. Sedangkan hotspot atau titik panas di Riau pada umumnya nihil, demikian juga di Pelalawan.

BPBD Pelalawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi cuaca saat ini.

Warga yang tinggal di bantaran sungai diimbau agar mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu volume air meningkat dan menyebabkan banjir.

Seperti yang terjadi di Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam Kecamatan Ukui pada pekan lalu.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved