Breaking News:

Penanganan Covid

Bengkalis Keluar Dari Zona Merah, Satgas Covid Akan Tingkatkan Operasi Yustisi Menuju Zona Kuning

Status Virus Corona di Bengkalis akhirnya berhasil keluar dari zona merah. Saat ini status kabupaten Bengkalis sudah menjadi zona oren

Tribun Pekanbaru/Kompas.com/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
UPDATE DATA Kasus Virus Corona di Bengkalis, Saat ini Status Bengkalis sudah berada zona oren 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Status Virus Corona di Bengkalis akhirnya berhasil keluar dari zona merah penyebaran Covid 19. Saat ini status kabupaten Bengkalis sudah menjadi zona oren.

Hal ini diungkap Sekretaris Satgas Covid 19 Bengkalis Tajul Mudarris kepada tribun, Rabu (18/11) sore. Informasi berubahan status ini diterimanya hari ini dari Satgas pusat sejak hari ini.

"Alhamdulillah hari ini kita terima informasinya, kita tidak lagi zona merah, sudah menjadi zona oren," ungkap Tajul.

Menurut dia, dengan berubahnya status zona ini, tim Satgas Bengkalis akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan status Bengkalis bisa berubah menjadi zona kuning.

"Kami semalam sudah rapat dengan tim Satgas di kota Duri. Membahas terkait upaya yang akan dilakukan di tiga kecamatan di daratan ini yang tingkat penyebaran Covid 19 masih tinggi," tambahnya.

Tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi ini diantaranya memperkuat tim Yustisi di tiga kecamatan di daratan.

Baik di kecamatan Pinggir, Mandau dan Batin Solapan akan ditambah kekuatan personil untuk melakukan operasi yustisi.

"Dengan penguatan Yustisi di sana, bisa memperbanyak tindakan yustisi kepada pelanggar protokol kesehatan. Diantaranya menindak mereka yang tidak menggunakan masker, berkerumunan," terangnya.

Tambahan personil yustisi ini akan meningkatkan jumlah patroli sehingga bisa membuat masyarakat di sana patuh terhadap protokol kesehatan.

Dalam penindakan nantinya akan diberikan sanksi sosial kepada masyarakat pelanggar.

"Kalau sanksi denda belum akan kita terapkan, meningat kondisi perekonomian saat ini. Kita juga ingin mengubah pola kehidupan masyarakat saat ini dengan penerapan protok kesehatan," terangnya.

Menurut dia, sebenarnya opsi lain dalam upaya penanganan Covid ini sebelumnya mencuat untuk melakukan PSBM.

Namun berdasarkan berbagai pertimbangan dan tim Satgas akhirnya memilih untuk meningkatkan giat operasi Yustisi, terutama di tempat tempat keramaian.

( Tribunpekanbaru.com / Muhammad Natsir )

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved