Breaking News:

Foto-Foto Sensitif Dibongkar, Djoko Tjandra Tak Tinggal Diam dengar Kesaksian Saksi Ahli Bareskrim

Kasus penerbitan surat jalan palsu maupun red notice Djoko Tjandra terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
Ilustrasi - Djoko Tjandra saat tiba di Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Senin (28/9/2020). 

Setelah mendapat rekomendasi dari temannya, Tommy lantas menghubungi Prasetijo.

Prasetijo lalu membawa Tommy ke ruangan Irjen Napoleon untuk membicarakan hal itu lebih lanjut.

Kepada Tommy, Napoleon menyatakan bahwa red notice Djoko Tjandra sudah terbuka.

Tommy mengaku saat itu Napoleon mengatakan bahwa red notice atas nama Djoko Tjandra sudah dibuka (oleh Interpol Pusat di Lyon, Prancis).

"Terbuka di situ menurut pemahaman saudara apa?" tanya Hakim Ketua Muhammad Sirad.

"Artinya, itu sudah terhapus dari luar negeri. Namanya (Djoko Tjandra) sudah terhapus," jawab Tommy.

Tommy mengaku tidak melaporkan informasi tersebut kepada Djoko Tjandra.

Hanya saja, beberapa waktu kemudian ia menyerahkan uang yang bersumber dari Djoko Tjandra sekitar Rp 7 miliar kepada Napoleon.

Mengetahui itu, hakim lantas mencecar Tommy kembali perihal bukti yang menyatakan bahwa nama Djoko Tjandra sudah terhapus dari red notice.

"Apa ada sesuatu yang harus dilanjutkan yang menyatakan bukti kalau Red Notice sudah terbuka?" tanya hakim.

"Kalau enggak salah ada surat. Kalau enggak salah surat pemberitahuan kepada Imigrasi dari Napoleon. Terus beliau (Djoko Tjandra) bilang suratnya palsu," sebut Tommy.

Tommy berkelit ketika kembali ditanya hakim perihal bukti yang menguatkan bahwa surat yang dikirim Napoleon ke pihak Ditjen Imigrasi adalah palsu.

"Saya enggak tahu palsu apanya. Pak Djoko bilang, 'Tom, suratnya palsu'. Ya sudah saya lapor Brigjen Prasetijo," tutur Tommy.

(*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Djoko Tjandra Heran Nomor Ponselnya Bisa Dilacak Polisi Padahal Sudah Tak Dipakai Puluhan Tahun, https://www.tribunnews.com/nasional/2020/11/17/djoko-tjandra-heran-nomor-ponselnya-bisa-dilacak-polisi-padahal-sudah-tak-dipakai-puluhan-tahun.

Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved