Breaking News:

Wako Dumai Ditahan KPK,Wakil Maju Pilkada,Sekda Otomatis Plh,Pemprov Riau Langsung Surati Kemendagri

Praktis saat ini hanya tinggal Sekdako Dumai, Herdi Salioso saja yang masih tersisa dan akan mengambil alih jalanya roda pemerintahan di Pemko Dumai

Tangkapan layar live twitter @KPK_RI
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengumumkan penahanan Walikota Dumai Zilkifli AS dalam perkara dugaan Tipikor dana DAK, Selasa (17/11/2020) 

"Berdasarkan undang-undang itu otomatis, tidak perlu ditunjuk oleh Pak Gubernur."

"Tapi proses administrasinya tetap kita sampaikan kepada menteri, segera kita surati ke Kemendagri, tapi kita segera intruksikan Sekda agar langsung menjadi Plh, karena itu kan tidak boleh dibiarkan kosong," katanya.

Seperti diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Walikota Dumai, Zulkifli AS sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan suap DAK Dumai.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata langsung menyampaikan pengumumam penahanan tersebut, Selasa (17/11/2020).

Penahanan dilakukan dalam kasus pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan Tahun Anggaran 2017.

Dan APBN 2018 yang penyidikannya dilakukan sejak September 2019.

Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan penahanan tersangka ZAS selama 20 hari.

Terhitung sejak tanggal 17 November 2020 sampai dengan 6 Desember 2020 di rutan Polres Metro Jakarta Timur

"Tersangka ZAS memerintahkan pengumpulan uang dari pihak swasta yang menjadi rekanan proyek di pemerintahan kota Dumai, penyerahan uang senilai 550 Juta Dolar Amerika, Dolar Singapura dan Rupiah," ujar Alexander Marwata dalam live Jumpa Pers yang ditayangkan langsung di akun Twitter@KPK_RI, Selasa sore.

Sedangkan untuk Perkara Kedua, Tersangka ZAS diduga menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp50 juta.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved