Breaking News:

Anggaran 2021 Diproyeksi Turun Rp 214 Miliar, KUA PPAS Kepulauan Meranti Ditandatangani

Paripurna dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19

Penulis: Teddy Tarigan | Editor: Nurul Qomariah
istimewa
Penandatanganan MoU Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021, Senin (16/11/2020) malam. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, KEPULAUAN MERANTI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar rapat paripurna, Senin (16/11/2020) malam.

Agenda paripurna adalah penandatanganan MoU Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2021.

Paripurna dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Sebanyak 24 anggota dewan Kepulauan Meranti hadir dan dipimpin Ketua DPRD Ardiansyah SH MSi, didampingi Wakil Ketua I DPRD H Khalid Ali SE, dan Wakil Ketua II Iskandar Budiman SE.

Baca juga: Berpapasan dengan Pengantin Saat Kunker,Bupati Inhu Ikut Antar ke Pelaminan,Bagikan Masker ke Warga

Baca juga: Birahi Memuncak,Polisi Pria dan Wanita Bercinta Saat Bertugas Aksi Terekam CCTV Viral, Ini Endingnya

Baca juga: Ingat Pria Tapanuli yang Temukan Batu Meteor? Sekarang Auto Kaya karena Hal Ini

Dari unsur eksekutif turut hadir Bupati Kepulauan Meranti Drs H Irwan MSi, Sekda H Kamsol, para staf ahli, asisten, kepala dinas, kepala badan, inspektur, kepala kantor beserta unsur staf di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Seluruh anggota DPRD Kepulauan Meranti yang hadir menyetujui MoU Nota Kesepakatan KUA-PPAS tahun anggaran 2021.

Nota kesepakatan itu selanjutnya ditandatangani oleh Bupati Irwan dan Ketua DPRD Ardiansyah.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan gambaran KUA-PPAS pada APBD tahun anggaran 2021 dengan total anggaran sebesar Rp 1,139 triliun lebih.

Turun Rp 214 miliar lebih dari APBD tahun anggaran 2020 yaitu Rp 1,354 triliun lebih.

"Penurunan ini disebabkan oleh penurunan penerimaan daerah dari sektor pajak daerah akibat pandemi Covid-19, dimana hotel-hotel menjadi sepi pengunjung, demikian juga yang terjadi pada rumah-rumah makan dan lain sebagainya," ujarnya.

Dari sisi belanja pula, sambung Irwan, pada APBD ini adalah sebesar Rp 1,179 triliun lebih.

Turun Rp 226 miliar lebih dari APBD tahun anggaran 2020 yaitu Rp 1,406 triliun lebih.

"Semoga tahapan-tahapan selanjutnya dalam penyusunan RAPBD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun anggaran 2021 dapat kita lalui dengan baik dan mampu menghasilkan APBD yang berkualitas demi kepentingan masyarakat Kepulauan Meranti," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Ardiansyah melaporkan terkait Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kepulauan Meranti dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved