Breaking News:

11 Hari Lagi Bebas, Narapidana Kasus Korupsi di Inhu Meninggal Dalam Penjara, Ini Penyebabnya

Seorang warga binaan Rutan Rengat atas nama Rosdianto alias Bujang Kait meninggal dunia akibat sakit kronis

Penulis: Bynton Simanungkalit | Editor: M Iqbal
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi Jenazah 
TRIBUNPEKANBARU.COM, RENGAT - Seorang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Rengat meninggal dunia, Kamis (19/11/2020).
Warga binaan Rutan Rengat yang meninggal tersebut atas nama Rosdianto alias Bujang Kait.
Ia meninggal akibat sakit kronis yang dialaminya selama beberapa tahun terakhir.
Kepala Rutan Kelas II B Rengat, Fauzi Harahap mengatakan pada tanggal 30 November 2020 nanti atau 11 hari lagi, Rosdianto selesai menjalani masa hukumannya.
Rosdianto merupakan terpidana kasus korupsi APBD Inhu.
Ia dihukum 5 tahun penjara dengan denda 200 juta dan subsider 1 bulan kurungan penjara.
"Sesuai dengan masa hukumannya, maka Rosdianto akan bebas pada tanggal 30 November tanpa pengurangan remisi dan hak pengurangan lainnya," kata Fauzi ketika dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Kamis (19/11/2020).
Lebih jauh Fauzi menyampaikan bahwa selama menjalani masa tahanannya Rosdianto dikenal baik.
"Selama menjalani pidana, almarhum cukup kooperatif," ujar Fauzi.
Namun Rosdianto diketahui sudah mengalami sakit di bagian perutnya sejak tahun 2016.
Bahkan sudah beberapa kali dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Yani di Pekanbaru.
"Semenjak saya bertugas di sini (Rutan Kelas II B Rengat red) tahun 2019 lalu, sudah tiga kali kita rujuk ke RSUD Ahmad Yani di Pekanbaru. Kalau ke RSUD Indrasari sudah puluhan kali," kata Fauzi.
Ia menerangkan beberapa hari lalu, Rosdianto sempat dibawa ke RSUD Ahmad Yani di Pekanbaru.
Namun pihak RSUD Ahmad Yani menyatakan kondisi Rosdianto sudah membaik.
Hingga kemudian pada Kamis (19/11/2020) Rosdianto dinyatakan meninggal dunia.
"Saat ini jenazah sudah diserahkan dengan keluarga dan saat ini warga binaan kita di Rutan sedang melakukan pengajian selama tiga hari kedepan untuk mendoakan semoga diampuni segala dosa dan diterima amal ibadah Almarhum," kata Fauzi.
( Tribunpekanbaru.com /Bynton Simanungkalit)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved