Breaking News:

BP KAMMI Wilayah Riau Launching Program Integrasi Perempuan pada Masa Pandemi Covid-19

Program terbaru dari Bidang Perempuan (BP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Wilayah Riau yaitu Program Integrasi Perempuan

Penulis: Nolpitos Hendri | Editor: Nolpitos Hendri
Tribun Pekanbaru/Nolpitos Hendri
BP KAMMI Wilayah Riau Launching Program Integrasi Perempuan pada Masa Pandemi Covid-19 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Program terbaru dari Bidang Perempuan (BP) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KAMMI) Wilayah Riau yaitu Program Integrasi Perempuan (IP) telah dilaunching di Gedung DPRD Provinsi Riau.

Dalam proses kegiatan launching selalu mematuhi protokol kesehatan, mulai dari cuci tangan, pakai masker hingga jaga jarak antar peserta acara.

Tujuan diadakan program ini merupakan bentuk dari evaluasi program webinar diskusi BPP KAMMI Wilayah Riau dengan tema : integrasi gerakan perempuan.

Dari webinar ini diambil kesimpulan bahwa angka kekerasan pada perempuan dan anak di Riau cukup tinggi, sehingga harus ditemukan solusinya.

Untuk itu lahirlah tim yang diaplikasikan dalam program IP dibawah naungan BP KAMMI Wilayah Riau, yakni tim podcast (orasi), tim narasi, dan tim webinar.

Fokus pembahasannya adalah tentang kejahatan pada perempuan dan anak.

Bertujuan untuk memberikan edukasi, sosialisasi kepada masyarakat agar bersama-sama mencegah kejahatan ini.

Launching ini diadakan bersama wakil rakyat yang diwakili oleh Ade Hartati Rahmat, selaku anggota Komisi V DPRD Riau.

Beliau sangat mendukung program ini, dimana program ini merupakan salah satu upaya bersama untuk mencari solusi dan mencegah kejahatan pada perempuan dan anak.

Sri Ok Suryani sebagai Koordinator BP KAMMI Wilayah Riau mengatakan bahwa semua pihak harus bersinergi dan menyatukan pikiran bahwa kejahatan pada perempuan dan anak adalah musuh kita bersama.

“Agar kegiatan ini sampai ke pemerintah, pihak yang membuat kebijakan UU atau peraturan daerah, kita harus bersama-sama menyatukan persepsi atau pemikiran bahwa kejahatan ini adalah musuh kita bersama dan harus ditangani bersama.

Tidak bisa hanya satu pihak saja.

Tetapi ini harus bersinergi baik dari segi pemerintah, pembuat peraturan, dan masyarakat sebagai yang menjalani kehidupan ini.

Pemuda disini juga mengambil andil yaitu KAMMI untuk mensosialisaikan bagaimana upaya-upaya tersebut bisa terealisasikan sehingga angka kekerasan ini bisa ditekan.”

Untuk itu upaya nyata yang dilakukan yaitu edukasi, pertama menyamakan persepsi kita.

Apa itu kejahatan seksual, apa itu kejahatan pada perempuan dan anak, yang akan diadakan di kelas integrasi perempuan mendatang pada bulan November ini, tepatnya tanggal 25 November sampai 10 Desember 2020.

Untuk informasi program ini bisa diakses melalui media sosial KAMMI wilayah Riau di instagram pw.kammi.riau, seperti bagaimana pendaftarannya, apa saja kegiatan yang dilakukan, dan sebagainya.

Semoga bisa bergabung dan mendukung program ini bersama-sama. (Tribunpekanbaru.com / Nolpitos Hendri)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved