Breaking News:

Pelalawan

Pasang Baliho hingga Sambutan Kampanye Cabup Nomor 4, Kepsek di Pelalawan Terjerat Pidana Pilkada

Terdakwa aktif ikut kampanye Paslon nomor urut 4 di Pilkada Pelalawan. Seperti memasang baliho atau spanduk di lokasi kampanye

Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Pelanggaran Netralitas ASN pada Pilkada Serentak 2020 di Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Seorang Kepala Sekolah (Kepsek) di Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Riau terpaksa duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) pada Jumat (20/11/2020).

Oknum Kepsek bernama Baharuddin alias Bakar (52) itu menjadi terdakwa dalam perkara pidana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pelalawan tahun 2020.

Sidang perdana digelar di ruang Cakra PN Pelalawan yang dipimpin majelis hakim diketuai Nurrahmi SH MH didampingi Rahmat Hidayat Batubara SH MH dan Joko Ciptanto SH MH sebagai hakim anggota.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan diwakili Rahmat Hidayat SH, sedangkan terdakwa Baharuddin didampingi penasihat hukum dari kantor pengacara Asep Ruhiyat SH MH.

Baca juga: VIDEO: Target 3 Hari Selesai, KPU Pelalawan Mulai Sortir dan Lipat Surat Suara Pilkada di Gudang

"Silahkan penuntut umum membacakan dakwaannya," perintah Hakim Nurrahmi.

Dalam dakwaan JPU Rahmat Hidayat menyampaikan, terdakwa Baharuddin ikut aktif dalam kampanye yang digelar Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 4 Adi Sukemi-Muhammad Rais di Pilkadq Pelalawan di Desa Sering Kecamatan Pelalawan pada 15 Oktober lalu.

Terdakwa Baharuddin yang menjabat sebagai Kepsek SD 006 terlibat dalam proses mempersiapkan hingga berlangsungnya kampanye yang dihadiri Calon Bupati (Cabup) Adi Sukemi ini.

"Terdakwa aktif ikut kampanye Paslon nomor urut 4 di Pilkada Pelalawan. Seperti memasang baliho atau spanduk di lokasi kampanye," beber JPU Rahmat Hidayat.

Baca juga: Putusan Jauh di Bawah Tuntutan, Kejari Pelalawan Nyatakan Banding atas Vonis Perkara Pidana Pilkada

Padahal pengawas Kelurahan Pelalawan telah memperingatkan Baharuddin agar tidak terlibat kampanye politik lantaran berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjabat sebagai Kepsek.

Namun pria paruh baya itu tidak mengindahkan peringatan dan menyebutkan hal itu tidak jadi permasalahan.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved