Breaking News:

Penanganan Covid

Sebaran Covid-19 di Riau, Ini 5 Kabupaten Kota yang Sudah Tembus di Atas Seribu Kasus 

Kadiskes Riau mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: Syaiful Misgio | Editor: Ariestia
Tribunpekanbaru.com
Covid-19 

Gejala COVID-19 yang mirip dengan flu biasa tersebut membuat penyakit ini sering terlambat diatasi. Akibatnya, penularan cepat meluas hingga menimbulkan kematian.

Banyak orang juga yang menggangkap remeh gejala COVID-19 sebagai flu biasa dan tidak melakukan penanganan yang serius. Maka dari itu, perlu diperhatikan dengan seksama mengenai perbedaan flu biasa dan COVID-19.

Perbedaan flu biasa dan COVID-19

Perbedaan flu biasa dan COVID-19 yang paling utama adalah, orang dengan flu akan merasakan gejala atau sakit di beberapa bagian pada minggu pertama. Sementara penderita COVID-19 baru akan merasa sakit di minggu kedua atau bahkan ketiga.

Orang yang terserang COVID-19 juga akan merasakan sakit atau gejala yang lebih lama daripada orang yang terserang flu biasa.

Perbedaan flu biasa dan COVID-19 yang berikutnya adalah, penderita COVID-19 akan mengalami penurunan fungsi indera pengecap dan indera penciuman.

Akibatnya, penderita COVID-19 akan sulit mencium bau serta merasakan makanan. Tahap selanjutnya adalah kehilangan nafsu makan.

Walaupun begitu, AP mengungkap bahwa gejala tersebut tidak dirasakan oleh semua penderita. Jadi ini bukan indikator pasti dari COVID-19.

Dr. Daniel Solomon, pakar penyakit menular di Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical School Boston, mengungkapkan bahwa orang juga bisa terserang dua jenis penyakit berbeda ini dalam waktu yang bersamaan.

Maka dari itu, Dr. Solomon tetap menyarankan untuk melakukan tes medis yang sesuai agar penyakit bisa cepat diidentifikasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved