Breaking News:

Kesal Suami Lebih Perhatian ke Istri Pertama, Ibu Ini Aniaya Anaknya Usia 1 Tahun 8 Bulan

balita dimasukan kedalam ember dan kepalanya direndam air hingga menangis yang diduga dilakukan oleh Ibu kandungnya sendiri.

Editor: Sesri
Photo by Sandra Seitamaa on Unsplash
Ilustrasi 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di media sosial seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan dianiaya oleh ibunya.

Penganiayaan tersebut diketahui dari video yang beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat seorang balita dimasukan kedalam ember dan kepalanya direndam air hingga menangis yang diduga dilakukan oleh Ibu kandungnya sendiri.

Polisi mengungkap motif seorang ibu berinisial LQN (22) yang nekat menganiya balitanya di kawasan Ciputat Tangerang Selatan.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Setiawan menjelaskan, motif pelaku menganiaya balitanya berusia 1 tahun 8 bulan lantaran kesal kepada suaminya.

"Motif tersangka melakukan hal tersebut adalah bentuk kekesalan terhadap suaminya yang kemudian dilampiaskan kepada anak tersangka," ujarnya kepada wartawan di Mapolres Tangerang Selatan, Senin (23/11/2020).

Baca juga: Sudah Target Nyawa, Korban Dicekik, Dihantam Mesin Bor sampai Kursi dan Tang, Apa Motifnya?

Baca juga: Ingat Penganiayaan Balita oleh Pelajar SMP di Rohul? Berkas Kasus Dikembalikan ke Polsek, Ada Apa?

Baca juga: AJAIB, Kuasa Allah SWT, Terjebak 91 Jam, 2 Balita Perempuan Turki Ini Selamat dari Reruntuhan Gempa

Pelaku kemudian ditangkap. Kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polres Tangerang Selatan untuk ditangani oleh unit perlindungan perempuan dan anak (PPA).

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebelumnya mengecam keras perbuatan pelaku LQN.

"KPAI tentu saja sangat mengutuk perbuatan biadap ibu terhadap balita tersebut," ujar Komisioner KPAI, Putu Elvina saat dihubungi, Jumat (20/11/2020).

Elvina meminta Kepolisian Tangerang Selatan untuk memproses hukum LQN secara tegas karena kejahatan terhadap anak dinilai merupakan kasus yang serius.

"Dalam kasus di mana pelaku kejahatan adalah orangtua maka pidananya ditambah 1/3 dari ancaman pidana pada Pasal 80 UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014," ucapnya.

Selain itu, kata Elvina, anak yang menjadi korban juga harus mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang intensif hingga dinyatakan pulih.

"Kemudian mempertimbangkan pencabutan kuasa asuh atas anak mengingat kejahatan yang dilakukan orangtuanya," ucap Elvina.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Motif Ibu Aniaya Balita di Ciputat: Kesal Suami Lebih Perhatian ke Istri Pertama",

Baca juga: Video Detik-detik Seorang Pria Selamatkan Anjing Dari Gigitan Aligator, Pakai Tangan Kosong Saja

Baca juga: Devano Danendra Unggah Curhatan Sering Disindir Teman Gara-gara Ulah Iis Dahlia, Ini Respon Sang Ibu

Baca juga: Beginilah Pengakuan Millen Cyrus Terkait Keberadaan Sabu-sabu di Dalam Kamar Hotel

Baca juga: Fakta Kenakalan Bocah 8 Tahun Bikin Kewalahan, Kleptomania & Sejak Bayi Minum Susu Dicampur Narkoba

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved