Breaking News:

Hari Guru

Meski Bersuami Bupati, Rasidah Alfedri Tetap 'Keukuh' Menjadi Guru dan Tampil Sederhana

Rasidah Alfedri, guru mata pelajaran bilogi SMAN 1 Siak merindukan murid-muridnya pada Hari Guru Nasional, 25 November 2020.

Tribunpekanbaru.com
Rasidah Alfedri Dicium oleh Putra (5), seorang bocah dari ibu tuna netra. Putra dan keluarganya yang tak mampu disambangi, Jumat (28/2/2020) 

Jadi guru saja, itu sudah sangat disyukuri.

"Menjadi guru mata pelajaran saja saya sudah sangat bangga. Saya senang jadi guru biasa saja, dapat berjumpa anak-anak setiap hari. Hanya saja masalah Covid 19 ini, yang membuat kita harus terpisah jarak," kata dia.

Sebagai seorang guru, Rasidah Alfedri juga terkenal sebagai sosok sangat sederhana.

Baik dari penampilan maupun dari cara bergaul. Penampilannya tidak pernah norak dan cara bergaulnya juga tidak pernah mendominasi meski sebagai istri seorang bupati.

Tribunpekanbaru.com sempat menanyakan selera pakaian Rasidah, karena memang tidak tampak istimewa dibanding orang biasa.

Tak dinyana Rasidah memang tidak berbeda dari masyarakat biasa, mulai dari sepatu, baju hingga jilbab. Tidak ada yang branded. 

Pakaiannya dibeli di pasar rakyat dengan harga yang sangat murah. Kalau ke Pekanbaru ia belanja pakaian di pasar pusat, jalan Sudirman.

Kadang ia didampingi sang suami, Alfedri. Belanja di pasar pusat /pasar Sukaramai kota Pekanbaru juga ada seni menawarnya.

Sebagai manusia biasa kadang Rasidah juga menawar harga, namun bukan dengan tawaran yang sadis tentunya.

Jilbab yang dipakai Rasidah rata-rata jilbab polos. Harganya Rp 25 ribu per lembar.

Halaman
1234
Penulis: Mayonal Putra
Editor: rinalsagita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved