Breaking News:

Sri Meninggal di Atas Tandu, Digotong Kerabat karena Jalan Rusak Sementara Jarak Puskesmas 10 KM

Warga yang ditandu, dan kemudian meninggal seharus bisa mendapatkan rawatan medis namun terkendala jalan rusak yang rusak parah di daerah tersebut.

Editor: CandraDani
Tangkapan layar video
Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan warga desa di Kabupaten Sikka, NTT, menggotong orang sakit menggunakan kayu dan kain menuju puskesmas. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan warga desa di Kabupaten Sikka, NTT, memandu orang sakit menggunakan kayu dan kain menuju puskesmas.

Video itu direkam dan diunggah oleh Kepala Desa Hale, Albertus Huben, Senin (23/11/2020) di akun Facebooknya.

Dalam caption video, Albertus menuliskan kerisauan warga terhadap kondisi akses menuju wilayahnya tersebut.

“Jalur jalan Kabupaten Hale-Kilowair sampai dengan hari ini masih jalan tanah, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Dengan kondisi demikian, sangat memprihatinkan bagi masyarakat Dusun Glak. Buktinya ada pasien yang seharusnya ditangani segera oleh pihak medis, namun kendaraan tidak bisa sampai di Glak,” tulis Albertus.

“Sehingga pasien digotong oleh warga setempat dengan tujuan antar ke puskesmas. Namun, karena jaraknya jauh sehingga pasien menghembuskan napas terakhir dalam perjalalan,” sambung Albertus.

Baca juga: Video: Ular Piton Memangsa Seekor Sapi di Desa Salubiro, Kepala Nyaris Putus Ditebas

Saat dikonfirmasi, Albertus menjelaskan bahwa warga yang ditandu tersebut bernama Sri.

Ibu dua anak itu awalnya mengeluhkan sakit pinggang. 

Pada Minggu (22/11/2020), Sri tiba-tiba pingsan saat sedang beribadah ke gereja.

Warga berupaya untuk membawa Sri ke puskesmas.

Namun, karena jarak yang jauh dan akses yang jalan yang rusak, Sri tidak dapat diselamatkan.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved