Breaking News:

Sidang Korupsi Makan Minum 2017, Bupati Kuansing Mursini Disebut Kecipratan Aliran Dana

Ini terungakap dalam persidangan lanjutan yang dilakukan secara daring pada Jumat (27/11/2020).

Penulis: Dian Maja Palti Siahaan | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Palti Siahaan
Persidangan daring di Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang menyidangkan kasus dugaan korupsi di Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Kuansing anggaran APBD 2017 atau makan minum, Jumat (27/11/2020). 

Ia menerangkan dalam BAP ada disebutkan uang sebesar Rp 150 juta untuk perawatan ibu Mursini yang sakit. Saleh sendiri membenarkan hal ini.

"Untuk ibu pak bupati yang sakit, Verdi (terdakwa lainnya) yang serahkan," katanya.

Masa kecil kali ke Mursini? "Masih ada yang lain. Tapi enggak ingat lagi," kata Saleh.

Ia juga mengatakan ada juga bantuan-bantuan pimpinan ke tokoh-tokoh masyarakat. Terutama dalam pacu jalur.

Awalnya Muharlius yang ditanyai JPU.

Keterangan dari Muharlius kebanyakan soal penandatangan kwitansi LPj yang dilaksanakan di rumah bupati Mursini.

Nama Mursini memang disebut-sebut dalam kasus ini.

Bahkan dalam Surat Tanda Setoran (STS), nama Mursini juga ada. Juga nama lain termasuk Wabup Halim.

Saat berita ini ditulis, persidangan masih berlangsung untuk terdakwa lainnya.

Mursini sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait fakta persidangan ini.

Namun beberapa waktu lalu, Mursini sendiri sudah pernah dimintai keterangannya soal hal ini dalam sebuah wawancara, 23 April lalu.

Kala itu Mursini menjawab, "Ke penyidik saja nanti ya." (Tribunpekanbaru.com/Palti Siahaan)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved