Disdik Akan Tindak Sekolah yang Curi Star Belajar Tatap Muka
Ismardi Ilyas pun menegaskan akan memberi sanksi kepada pihak sekolah yang nekat menggelar tatap muka sebelum waktunya.
Penulis: Guruh Budi Wibowo | Editor: Guruh Budi Wibowo
TRIBUNPEKANBARU.COM - Kabar sejumlah sekolah swasta diam-diam nekat menggelar belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19 membuat Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas berang.
Sebab, belajar tatap muka Rencanya, belajar tatap muka akan digelar pada 2021.
Kendati dilakukan secara tatap muka, kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Ismardi Ilyas pun menegaskan akan memberi sanksi kepada pihak sekolah yang nekat menggelar tatap muka sebelum waktunya.
"Kalau memang menimbulkan masalah, bisa saja kita cabut izinnya karena masih bandel," ujar Ismardi Ilyas, Minggu (29/11/2020).
Menurutnya, hingga saat ini pihak Disdik Kota Pekanbaru belum memberikan arahan terkait belajar tatap muka.
Sebab itu, Ismardi Ilyas mengaku heran adanya sekolah swasta yang terindikasi melakukan belajar tatap muka di tengah pandemi Covid-19.
"Kita kan belum beri arahan, kalau ada swasta yang tetap memulai itu bandel namanya," tegas Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas.
Menurutnya, arahan dari dinas pendidikan sudah sangat jelas.
Sekolah swasta dan negeri masih memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau PJJ.
"Kita sudah beri arahan, sekolah buka setelah ada arahan untuk belajar di sekolah lagi," katanya.
Tim dari dinas bakal melakukan survei terkait kesiapan seluruh sekolah dalam menyiapkan sarana dan prasarana yang mendukung protokol kesehatan di sekolah.
Mereka nantinya menentukan sekolah yang sudah siap atau belum siap menggelar belajar tatap muka.
"Sekolah harus menyiapkan alat cuci tangan, masker dan juga memiliki pola tata letak yang mendukung jaga jarak di kelas dan di sekolah," ujarnya.
Untuk memastikan kedsiapan sekolah, Disdik Kota Pekanbaru akan menurunkan tim survei.
Peserta didik dan pihak sekolah pun bakal menjalani rapid test massal sebelum aktivitas belajar mengajar dimulai.
Pihaknya bekerjasama dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 mendata jumlah kebutuhan alat rapid test.
Ismardi menyebut pemberlakuan belajar tatap muka di awal tahun nanti bakal berlangsung di sekolah negeri dan swasta.
Pihaknya bakal menyerahkan seluruh data ke satgas.
Jelang digelarnya belajar tatap muka, Ismardi Ilyas mengimbau kepada orangtua murid untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak mengabaikan protokol kesehatan.
"Awasi anak-anak agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak agar terhindar dari penularan Covid-19," katanya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/wako_pekanbaru_luncurkan_empat_aplikasi_untuk_sistem_informasi_dan_pelayanan_apa_saja.jpg)