Breaking News:

Peserta CPNS 2019 yang Lulus di Pelalawan Batal Masuk Bekerja 1 Desember, BKPSDM Ungkap Alasannya

BKPSDM Kabupaten Pelalawan sebelumnya menjanjikan 90 orang yang lulus CPNS 2019 akan mulai bekerja 1 Desember 2020

Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung
Peserta mengikuti test SKB CPNS di auditorium lantai lll kantor Bupati Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 di Kabupaten Pelalawan Riau yang telah dinyatakan lulus Oktober lalu, ternyata belum bisa bekerja mulai besok, Selasa (1/12/2020).

Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pelalawan sebelumnya menjanjikan 90 orang yang lulus CPNS 2019 akan mulai bekerja 1 Desember 2020.

Hal itu sesuai dengan yang direncakan setelah tahap pemberkasan para peserta yang lolos seleksi selesai.

"Para peserta yang telah lulus CPNS dan mengikuti pemberkasan belum bisa berduaan mulai besok, karena ada beberapa berkas yang masih harus disiapkan sebelum resmi bekerja," ungkap Kepala Bidang Sumber Daya Manusia BKPSDM Pelalawan Tengku Kafrawi, kepada tribunpekanbaru.com Senin (30/11/2020).

Baca juga: PROMO Akhir Tahun, Sejahtera Buana Trada Sediakan Beragam Tawaran untuk Produk Mobil Suzuki

Baca juga: Edi Natar dan Arwin AS Jadi Jurkam Alfedri,Tepis Isu Harus Separtai dengan Gubernur dan Presiden

Baca juga: Ikut Kampanye ke Batang Gansal, Septina Anggap Rezita Seperti Anak Sendiri

Tengku Kafrawi menjelaskan, pihaknya masih mengusulkan perubahan atas Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.

Formasi jabatan yang ada pada kuota CPNS 2019 telah berubah dibandingkan SOTK yang saat ini digunakan Pemkab Pelalawan.

Alhasil, warga yang lolos CPNS pada jabatan yang ada tidak relevan lagi dengan nomenklatur SOTK saat ini.

Sehingga BKPSDM sedang mengajukan perubahan atas nama jabatan pada CPNS untuk disesuaikan dengan SOTK yang baru ini.

"Kita sudah kirimkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) usulannya. Sehingga formasi itu bisa disesuaikan dengan SOTK yang ada saat ini. Jadi mereka bisa bekerja," terang Kafrawi.

Dikatakannya, dari 90 orang yang lolos sesuai formasi ada 40 jabatan yang tidak sesuai lagi dengan nomenklatur SOTK.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved