Breaking News:

Batin Terusik Selama jadi DPO, Tersangka Pencabulan Siswi SMA Ini Akhirnya Menyerahkan Diri

Pelaku perbuatan cabul terhadap siswi SMA di Aceh pada September 2020 lalu, mengaku tidak tenang usai melarikan diri alias DPO karena merasa diburu.

Editor: CandraDani
Foto: Humas Polres Simeulue
Tersangka pencabulan anak di bawah umur menyerahkan diri ke Polres Simeulue sejak buron September 2020. 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tersangka pencabulan anak di bawah umur, JO (28), akhirnya menyerahkan diri ke Polres Simeulue, setelah buron atau melarikan diri sejak September 2020 lalu.

Korban dari aksi bejat pelaku itu, masih berstatus pelajar SMA di Kabupaten Simeulue.

Kapolres Simeulue Agung Surya Prabowo mengatakan, bahwa tersangka JO ditetapkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), atas kasus dugaan pencabulan atau persetubuhan terhadap korban yang masih berusia 16 tahun

Kepada petugas ,saat menyerahkan diri tersangka mengaku, dihantui kegelisahan karena terus diburu polisi.

"Merasa tak tenang, akhirnya JO resmi menyerahkan diri ke Mapolres Simeulue," kata Kapolres Simeulue, sebagaimana disampaikan Paur Humas Polres Simeulue, Bripka Efriadi Saputra, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Video: Aksi Demo Tolak Rizieq Shihab di Makassar Berujung Ricuh, Diserang Kelompok Orang Tak Dikenal

Dikatakan, informasi tersangka akan menyerahkan diri pertama disampaikan oleh Kepala Dusun, Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur.

Baca juga: BUMD Sumut Ingin Pasarkan Nilam dan Serai Wangi Aceh

"Setelah menerima imformasi itu, kemudian tersangka JO dijemput oleh Kanit PPA Aipda Wardika bersama anggota," jelasnya.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Mapolres Simeulue untuk diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Baca juga: LIVE Mata Najwa Malam Ini, Membahas Lonjakan Kasus Covid-19, Pontang-panting Urus Virus

Oknum ASN Hamili Anak di Bawah Umur

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT, diduga melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.

ASN tersebut ditangkap setelah keluarga korban lapor polisi.

Kasat Reskrim Polres Timor Tengah Utara (TTU), AKP Sujud Alif Yulamlam kepada Pos Kupang mengatakan bahwa pihaknya sudah menahan oknum ASN, pelaku persetubuhan anak dibawah umur.

Penahanan terhadap pelaku tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak termasuk korban dan pelaku sendiri.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved