Breaking News:

Kepergok Mencuri Pisang, Andi Ompong Bacok Pemilik Kebun di Rohul Pakai Gergaji

Berkat kesigapan petugas kepolisian dari Polsek Rambah Kampar, Af alias Andi Ompong berhasil diringkus pada hari yang sama.

Penulis: Syahrul | Editor: Ariestia
www.ladbible.com via Tribunnewsmaker.com
Ilustrasi penganiayaan 

Kemudian, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah putih tanpa dilengkapi nomor polisi.

Dijelaskannya, kejahatan yang dilakukan para tersangka bermula pada Minggu (2/8/2020) sore.

Saat itu, korban bernama Sutikno, warga Desa Sei Agung Kecamatan Tapung berangkat ke kebun menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BH-3692-CV untuk menggembalakan ternak kambingnya.

Sesampai di kebun, Sutikno memarkir sepeda motor di samping pondoknya.

Tak lama setelah itu ia menggembalakan kambing.

Saat kembali dirinya tak melihat lagi motornya yang diparkir disamping pondok.

Korban sempat berusaha mencari sepeda motor miliknya tersebut di sekitar lokasi namun tidak menemukannya.

"Mengetahui motornya hilang, korban lalu melaporkan kejadian ini ke Polsek Tapung untuk pengusutannya sore itu juga," jelas Kompol Sumarno.

Baca juga: Kejati Riau Susun Laporan, Kasus Dugaan Korupsi Temuan Belanja Tak Wajar Rp 42 M di UIN Suska Riau

Tidak berapa lama setelah menerima laporan, Unit Reskrim Polsek Tapung mendapat informasi bahwa ada seorang pria inisial KL yang menawarkan sepeda motor Honda Beat kepada seseorang dengan harga Rp 3 juta.

Informasi yang didapat pihak kepolisian pelaku akan bertransaksi di KM 65 Desa Sukaramai Kecamatan Tapung Hulu.

Tim mendatangi langsung lokasi transaksi.

Saat tiba di lokasi, tim dari kepolisian langsung mengamankan kedua tersangka beserta barang bukti.

"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui bahwa sepeda motor yang akan dijual itu merupakan motor yang dicuri di Desa Sei Agung beberapa jam sebelumnya.”

“Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Tapung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.

Ditambahkan Kompol Sumarno, bahwa dari hasil pengujian urine terhadap tersangka, keduanya positif methamphetamine yang mengindikasikan bahwa para tersangka juga sebagai pengguna narkoba.

"Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun," tutupnya. (Tribunpekanbaru.com/Ikhwanul Rubby).

Baca juga: Cetak Sejarah, Bayi Ini Seharusnya Sudah Berusia 27 Tahun, Seumuran Ibu yang Melahirkannya

Baca juga: Memanas, China Sengaja Buka Konfrontasi Baru dengan Australia, Unggah Foto dan Menolak Minta Maaf

Baca juga: Korban Ditembak dan Uang Ratusan Juta Dirampas, Kejari Terima Pelimpahan Kasus Perampokan di Kampar

Baca juga: Mertua Rudapaksa Menantu, Akhirnya Malah Bunuh Anak Sendiri yang Marah Istrinya Dicabuli

Baca juga: 9 Tahun Jagain Jodoh Orang, Pria Nangis Guling-guling Depan Rumah Ingat Mantan yang Sudah Nikah

Baca juga: Bukan Cuma Hewan yang Kamuflase, Tanaman Liar Ini Lakukan Penyamaran Akibat Sering Diincar Manusia

Baca juga: Mertua Kembalikan Kado Ultah dari Nia Ramadhani, Istri Ardi Bakrie Awalnya Heran, Tapi Jadi Paham

Baca juga: ULAR PITON Besar Panjang 7 Meter Muncul dari Seberang Sungai yang Meluap, Mangsa 2 Ekor Kambing

Baca juga: Heboh Kabar Aksi Rampok dan Begal di Tol Pekanbaru - Dumai, Pengelola Belum Terima Laporan Resmi

Baca juga: Perbandingan Kekuatan Militer Indonesia vs Malaysia, Indonesia di Atas Tapi Malaysia Unggul yang Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved